Buka Pesparani III, Yaqut: Menag Apresiasi Doktrin 100 Persen Katolik 100 Persen Indonesia

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 29 Oktober 2023 | 00:37 WIB
Yaqut Cholil Qoumas secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III pada Sabtu 28 Oktober 2023 di Ancol Beach City International Stadium, Jakarta Utara, malam. (Humas Pesparani Katolik Nasional III)
Yaqut Cholil Qoumas secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III pada Sabtu 28 Oktober 2023 di Ancol Beach City International Stadium, Jakarta Utara, malam. (Humas Pesparani Katolik Nasional III)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III pada Sabtu 28 Oktober 2023 di Ancol Beach City International Stadium, Jakarta Utara, malam.

Dalam sambutannya Yaqut menegaskan, keberagaman adalah kekuatan Indonesia. Keberagaman dan pluralitas inilah yang membuat Indonesia tetap kokoh hingga saat ini. Tanpa keberagaman, Indonesia bukan apa-apa.

Karena itu, dia berharap agar keberagaman ini selalu dirawat dan dijaga.

Baca Juga: Eddie Nketiah Cetak Hat-trick saat Arsenal Hancurkan Sheffield United dengan Skor Fantastis 5-0

Indonesia, kata Yaqut, dicirikan kemajemukan dan keberagaman.

Indonesia memiliki berbagai macam suku bangsa, agama, dan berbagai latar belakang serta masih banyak keberagaman lainnya. Indonesia merdeka dan kuat seperti sekarang karena keberagaman.

Sehubungan dengan itu, dia meminta Gereja Katolik Indonesia untuk terus menjadi pelopor dalam merawat dan memperkuat kemajemukan.

Pada bagian lain, Yaqut mengaku sangat senang dan bahagia setiap kali berada di tengah-tengah Umat Katolik.

Bahkan dia menyebut diri sebagai saudara bagi umat Katolik.

Baca Juga: Dua Gol Jude Bellingham Antarkan Real Madrid Kalahkan Barcelona di El Clasico

Sebab, seperti yang diajarkan dalam agamanya, bila Anda tidak bersaudara dalam agama, jadilah saudara dalam kemanusiaan.

"Setiap berada di tengah umat Katolik, saya tidak tahu, selalu merasa lebih tenang dan bahagia. Saya merasa bagian dari agama Katolik. Dan saya bukan orang lain di agama Katolik," ujarnya.

Pada kesempatan itu Yaqut juga mengaku sangat terkesan ketika bertamu ke kediaman Kardinal Ignatius Suharyo di Keuskupan Agung Jakarta.

Baca Juga: 400 Hektare Hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu Terbakar, Asap Selimuti Perkampungan Warga Dievakuasi

Dari Kardinal dia diberitahu tentang salah satu idiom terkenal di Gereja Katolik yaitu bahwa 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia. Ini, kata dia, tidak ditemukan di tempat-tempat lain.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Pesparani III Sebastian Salang mengungkapkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam momentum tahun politik yang diwarnai dengan pertarungan dan terjadi persaingan antara satu yang lain, antara partai yang satu dengan yang lain, dan antara calon yang satu dengan yang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X