PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) menyuarakan keprihatinannya, atas peningkatan eskalasi konflik antara Palestina dan Israel.
"Indonesia sangat prihatin dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Palestina-Israel," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, di akun resmi platform X (Twitter), pada Minggu, 8 Oktiber 2023.
Kemlu meminta agar tindakan kekerasan segera dihentikan, guna menghindari jumlah korban manusia semakin bertambah.
Kemlu mendesak agak akar konflik tersebut, yaitu pendudukan wilayah Palestina oleh Israel harus diselesaikan, sesuai parameter yang sudah disepakati PBB.
Konflik antara Palestina dan Israel di wilayah Jalur Gaza meletus menyusul ketegangan yang terjadi setelah penutupan pintu masuk dan keluar di wilayah tersebut pada beberapa waktu sebelumnya.
Baca Juga: Israel Segera Kirim Bantuan Ke Suriah, Amerika Serikat Kirim 79 Tim Penyelamatan Gempa Bumi di Turki
Dalam konflik tersebut, Perdana Menteri Israel Netanyahu telah menyatakan perang terbuka terhadap Palestina.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina pada Sabtu (7/10) mengatakan bahwa mengakhiri pendudukan Israel di wilayah Palestina adalah satu-satunya jaminan terhadap perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan, dikutip dari kantor berita Palestina WAFA.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut menyatakan mereka telah berulang kali memperingatkan bahwa jika konflik Israel-Palestina tidak diselesaikan dan rakyat Palestina tidak diberikan hak untuk menentukan nasib sendiri, maka akan ada konsekuensi yang serius.
"Kami juga telah memperingatkan konsekuensi dari provokasi dan serangan yang dilakukan setiap hari, terorisme yang terus berlanjut oleh para pemukim dan pasukan pendudukan Israel, serta penggerebekan terhadap Masjid Al Aqsa dan situs-situs suci Kristen dan Islam," tulisnya.
Pernyataan itu disampaikan atas respons kondisi saat ini ketika Israel sedang melancarkan serangan ke Jalur Gaza. Serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas rentetan roket yang diluncurkan pasukan pejuang Palestina ke wilayah Israel pada Sabtu pagi waktu setempat.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Palestina menyebut jumlah korban tewas di Jalur Gaza akibat serangan balik Israel meningkat menjadi 232.
Israel melakukan serangan balik besar-besaran setelah pejuang Hamas menembakkan sekitar 3.000 roket ke wilayahnya.
Artikel Terkait
Mengenal Pulau Morotai Surga Tropis di Maluku Utara ! Lokasi Wisata yang Lekat dengan Sejarah Perang Dunia II
Asal usul Lagu Silent Night yang Sederhana. Selalu Dinyanyikan saat Masa Natal. Bahkan Perang pun Berhenti
PBB Desak Stop Perang Saudara di Suriah, Bantuan Gempa Bumi Terhambat di Wilayah Perbatasan
Sejarah Perang Salib, yang Membuat Trauma di Kawasan Eropa dan Timur Tengah
Mengenal Ares dalam Mitologi Yunani. Dewa Perang, Brutal dan Pemicu Kekerasan serta Pertempuran
Presiden Jokowi: Pemimpin Negara Harus Lakukan Revolusi, Hentikan Perang
Mantan Utusan Kepausan untuk Ukraina Menyebut Perang Sebagai Biadab dan Pembantaian