Pengobatan integratif adalah pendekatan dalam perawatan medis yang menggabungkan pengobatan konvensional dengan praktik PKA yang telah terbukti melalui ilmu pengetahuan sebagai aman dan efektif.
"Kalau dulu berdasarkan pengalaman dokter, dulu pengalaman dia selama 10 tahun, didiagnosa sakitnya mengarah ke sini, kalau sekarang juga bisa dilihat dari daerah lain," kata Prof Maria.
Namun, Dia juga menegaskan bahwa ilmu ini masih baru, memerlukan pelatihan yang mendalam, dan harus terus disempurnakan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu kesehatan yang terus berubah.
Akhirnya dalam sesi itu Prof Maria dalam sesi ke dua itu menyoroti seputar penyakit menular dan penyakit tropis.
Kemudian dilakukan langkah pentingnya pendekatan One Health dalam mengurangi infeksi pada manusia, termasuk yang ditularkan oleh hewan (zoonosis) dan resistensi antimikroba (AMR).
Oleh karenanya, Implementasi diagnosis otomatis dan NGS secara signifikan meningkatkan kemampuan kita dalam mendiagnosis, menyelidiki, dan melacak penyakit menular.
“Dengan NGS, kita dapat memperoleh informasi tentang patogen, termasuk yang jarang atau baru ditemukan, wawasan tentang komposisi mikrobiota, dan lain sebagainya,” tambah Prof Maria.
Diakhir sesinya, dia menitikberatkan bahwa Kecerdasan Buatan (AI), bersama dengan otomatisasi dan NGS, akan berkontribusi dalam pengelolaan yang lebih baik terhadap penyakit menular.
Juga Pengobatan Komplementer dan konvensional, termasuk penelitian tentang penemuan obat.