Sekitar 34 dan 40 sukarelawan mengambil bagian dalam penelitian ini.
Mereka mengonsumsi kapsul berisi 2 gram jahe mentah atau panas atau plasebo selama 11 hari berturut-turut.
Pada hari ke-8, mereka melakukan 10 ekstensi fleksor siku menggunakan beban berat yang dibuat untuk menyebabkan cedera otot sedang pada lengan.
Fungsi lengan, nyeri peradangan, dan biokimia yang terlibat dalam nyeri dianalisis sebelum penelitian dan tiga hari kemudian setelah individu melakukan latihan. Hasilnya menunjukkan konsumsi jahe setiap hari mengurangi rasa sakit akibat olahraga hingga 25 persen.
Efeknya tidak ditingkatkan dengan memberikan perlakuan panas pada jahe.
Studi ini dilakukan oleh Patrick O'Connor seorang profesor di Departemen Kinesiologi College of Education dan tim peneliti.
- Obati Gejala Asma
Pakar makanan dan bahkan koki dari seluruh dunia menganggap jahe sebagai cara yang bagus untuk menambah sedikit rasa pada hidangan manis dan gurih.
BACA JUGA: Semur Gurame Pucung, Cocok Dimasak saat Week End
Namun tahukah Anda bahwa jahe juga bisa membantu mencegah masalah asma.
Para peneliti telah menemukan bahwa komponen akar pedas yang dimurnikan juga mungkin memiliki khasiat yang dapat membantu pasien asma bernapas lebih mudah.
Studi ini dilakukan oleh Elizabeth Townsend PhD seorang peneliti pasca-doktoral di Departemen Anestesiologi Universitas Columbia dan tim peneliti.
- Mencegah Kanker Usus
Sebuah studi penelitian menemukan bahwa suplemen Jahe mengurangi penanda peradangan usus besar.
Hal ini menunjukkan bahwa suplemen ini mungkin memiliki potensi untuk bertindak sebagai agen dalam mencegah kanker usus besar.
Artikel Terkait
Tak Hanya Bisa Sembuhkan Masuk Angin Loh! Ternyata Jahe Juga Miliki Banyak Manfaat, di Antaranya untuk Diet
Cara Membuat Ramuan dari Jahe untuk Memkasimalkan Hidarasi dan Menekan Nafsu Makan