Namun, sejak itu, nilai ekspor menunjukkan tren peningkatan yang positif hingga 2022, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 15,92%.
Pada 2023, kinerja positif ekspor kratom berlanjut. Dari Januari hingga Mei 2023, nilai ekspor kratom meningkat sebesar 52,04% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai USD 7,33 juta.
Baca Juga: Belgia Kembali Bangkit, Tumbangkan Rumania 2-0 di Euro 2024. Peran De Bruyne Tak Kaleng-kaleng
3. Tren Volume Ekspor Kratom
Dari 2018 hingga 2021, volume ekspor kratom Indonesia mengalami tren penurunan dengan rata-rata pelemahan sebesar -14,81% per tahun.
Penurunan ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor termasuk fluktuasi harga internasional, regulasi yang lebih ketat, serta tantangan dalam produksi dan distribusi.
Namun, pada 2022, volume ekspor kratom Indonesia meningkat signifikan sebesar 87,90%, mencapai 8,21 ribu ton.
Pertumbuhan positif ini berlanjut pada awal 2023. Dari Januari hingga Mei 2023, volume ekspor tumbuh sebesar 51,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. ***