healty

Penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) dan Informasi Penting yang Perlu Diketahui

Jumat, 27 Oktober 2023 | 04:55 WIB
Penyakit cacar monyet sudah teridentifikasi di DKI Jakarta (Foto: Gorajuara/ freepik/ freepik)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Di tengah penurunan kasus COVID-19 di seluruh dunia dan harapan akan berakhirnya pandemi ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menerima laporan tentang kasus penyakit cacar monyet (monkeypox) dari negara-negara yang bukan merupakan wilayah endemis.

Saat ini, cacar monyet telah meluas ke 12 negara non-endemis yang terletak di tiga wilayah WHO, yaitu regional Eropa, Amerika, dan Western Pacific.

Baca Juga: Tok! DPP PDI Perjuangan Pecat Putra Sulung Jokowi Gibran Rakabuming

Hal ini membuat para pemangku kebijakan kesehatan di seluruh dunia menjadi waspada, sementara masyarakat umum semakin banyak yang mencari informasi tentang penyakit ini. Lalu, apa sebenarnya penyakit cacar monyet atau monkeypox?

Tentang Cacar

Monyet Cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.

Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae.

Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Toulouse: Head to Head dan Prediksi Skor, Alasan The Reds Bisa Menang Banyak

Genus Orthopoxvirus juga mencakup virus penyebab cacar, virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar), dan virus penyebab cacar sapi.

Penyakit cacar monyet pertama kali diidentifikasi pada tahun 1958, saat terjadi wabah penyakit yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian.

Inilah yang kemudian memberi nama penyakit ini sebagai cacar monyet atau monkeypox.

Kasus pertama yang menginfeksi manusia tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Baca Juga: Prediksi Skor Brighton vs Ajax: De Zerbi Tuntut Kemenangan di Liga Eropa Grup B

Sejak saat itu, cacar monyet telah melanda beberapa negara di Afrika Tengah dan Barat, termasuk Kamerun, Republik Afrika Tengah, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, dan Sierra Leone.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB