Oleh karena itu, vaksinasi ditargetkan kepada kelompok berisiko, seperti lelaki seks lelaki (LSL) dan mereka yang pernah melakukan kontak seksual dalam dua minggu terakhir.
Vaksinasi telah dimulai sejak 23 Oktober 2023, dengan 477 orang sebagai sasaran vaksinasi.
Baca Juga: Profil dan Biodata Ira Noviarti, Mantan Presiden Direktur PT Unilever Indonesia
Dari 14 kasus konfirmasi, sebagian besar pasien berusia 25-29 tahun, dan sejumlah kecil berusia 30-39 tahun.
Penyakit ini lebih umum pada laki-laki, terutama LSL.
Baca Juga: Suzuki Mencapai Penjualan Global Kendaraan Roda Empat Sebanyak 80 Juta Unit
Gejala yang dialami oleh pasien meliputi lesi kulit, demam, pembengkakan kelenjar, serta berbagai gejala lainnya.
Selain kasus konfirmasi, Kemenkes juga mendeteksi 2 kasus probable, yang belum diperiksa di laboratorium.
Terdapat juga 9 kasus suspek dan 17 kasus yang dinyatakan negatif. ***
Artikel Terkait
Muhammadiyah Kalimantan Barat Hadiri FGD dan Training Fasilitator Vaksinasi Covid-19
Bersiap, Balita Usia 6 Bulan hingga Anak Kurang 12 Tahun Terima Vaksin Covid-19
Melalui Program Mentari Covid-19 Vaccine, Muhammadiyah Tuntaskan Vaksinasi di Mempawah
Singapura Kembali Dilanda Virus Covid-19. Sekitar 30 Persen Kasus Berupa Infeksi Ulang
Penyebaran Covid-19 Meningkat, Presiden Jokowi Ingatkan Kembali Pentingnya Vaksinasi
Resmi...WHO Cabut Status Darurat Kesehatan Global Covid-19. Begini Implikasinya buat Negara dan Masyarakat
Presiden Segera Umumkan Transisi Pandemi ke Endemi pada Akhir Juni 2023, Ini Bukti Covid Sudah Bisa Teratasi