Unika San Agustin dan PT Pribumi Kolaborasi Kembangkan Nilam, Mahasiswa Disiapkan Jadi AgriPreneur Muda

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Senin, 14 Juli 2025 | 13:41 WIB
Wakil Rektor Umum, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si, dengan CEO PT Premium Rempah Bumi (PRIBUMI), Andi Yunus Ladika (San Agustin)
Wakil Rektor Umum, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si, dengan CEO PT Premium Rempah Bumi (PRIBUMI), Andi Yunus Ladika (San Agustin)

Menanggapi peluang tersebut, Brigjen Sumirat mengusulkan agar kerja sama ini segera direalisasikan melalui langkah-langkah nyata, seperti:

  1. Pembuatan lahan demonstrasi Nilam di kampus,
  2. Pelatihan mahasiswa menjadi agripreneur,
  3. Penelitian berbasis tanaman Nilam oleh dosen dan mahasiswa,
  4. Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis pertanian Nilam,
  5. Pembangunan model kemitraan bisnis antara petani lokal dan PT PRIBUMI.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan mahasiswa tidak hanya sebagai pembelajar pasif, tetapi juga pelaku usaha produktif yang menjauhi dampak negatif seperti narkoba dan judi online.

Andi menyambut usulan tersebut dan bahkan mengusulkan pembentukan program pelatihan bertajuk “AgriTrainer” atau “AgriPreneur Training” yang menyasar mahasiswa dan alumni sebagai calon pengusaha Nilam.

Ia menjamin bahwa produk hasil pelatihan dapat langsung dibeli oleh perusahaannya.

“Kami siap kontrak. Hasil pelatihan bisa langsung kami beli. Mahasiswa dan petani lokal jadi tenang menanam, karena pasarnya sudah jelas,” tegasnya.

Kuliah Umum dan Pelatihan Teknis

Untuk memulai kolaborasi ini, kedua pihak sepakat menyelenggarakan kuliah umum dan pelatihan teknis budidaya Nilam bersama tim PT PRIBUMI. Kegiatan ini diharapkan membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk menciptakan sistem agribisnis berkelanjutan.

“Mahasiswa jangan hanya pintar di atas kertas. Mereka harus jadi pelaku perubahan di lapangan. Di situlah fungsi kampus yang sesungguhnya,” ujar Brigjen Sumirat.

Sebagai penutup, kedua belah pihak menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Landak, untuk mendukung inisiatif ini agar tercipta pemberdayaan ekonomi yang terukur dan berkelanjutan.

“Kalau program ini berjalan baik, kita akan melihat tumbuhnya komunitas petani Nilam yang mandiri dan makmur tanpa harus meninggalkan kampung halaman,” pungkas Andi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Rekomendasi

Terkini

X