Hal itu disampaikannya saat Master Sifu sedang ‘ruwet’ memikirkan pemilihan Dragon Warrior oleh Master Oogway.
Seorang mahasiswa atau mungkin kita sendiri pernah mudah percaya tentang “kebutaan’ hati saat menemui informasi yang belum tentu memiliki faktor integral dalam diri kita. Sekali lagi Master Oogway mengatakan “Itu hanya berita, Tidak ada berita buruk atau baik, hanya ada berita saja.”
Tepat sekali, yang membuatnya buruk atau baik, hanya dalam pikiran kita, semua tergantung bagaimana kita memandangnya.
“There is just news, there is no good or bad”
Tak ada rahasia untuk special
Sini mendekatlah baca dengan serius ya, mau tau hal hal yang rahasia dan membuat anda spesial?
“Mendekatlah, resep rahasianya adalah 'tak ada' - tidak ada rahasia yang spesial, tak perlu untuk menjadikannya spesial, kau hanya butuh keyakinan bahwa itu spesial. Itu yang disampaikan ayah angkat Poo saat dirinya ingin mengetahui resep sesungguhnya dari masakan enak.
To make something Special You just have to believe it's Special. Mr Ping.
Disiplin
Jika anda dihadapkan dengan dua pertanyaan ini, pertama apakah anda mau disiplin sendiri?
Kedua, apakah anda memilih untuk di disiplinkan orang lain?
Saya yakin 100%, pasti kebanyakan diantara kita memilih pertanyaan yang pertama. Namun celakanya kesulitan dalam mendisiplinkan diri penuh dengan perjuangan. Disiplin memerlukan pengorbanan, melawan diri, penuh tangisan bahkan tak jarang terjatuh dalam relung perasaan gundah.
Akibatnya, sedari awal memutuskan untuk memilih pertanyaan pertama pelan-pelan tergeser jadi pilihan kedua. Akhirnya seseorang akan diperintah (orang atau sistem) yang membuatnya mungkin saja bisa diikuti namun hati berwarna ‘keterpaksaan”
Dalam tulisan Prof Rhenald Kasali, dia ada menuliskan tentang Self Driver dengan meminjam cerita tentang semangat seorang Samurai.
Tak ada yang mampu mengalahkan manusia-manusia yang disiplin. “Bahkan senjata yang lebih moderen dan pasukan yang lebih banyak sekalipun tak akan bisa mengalahkan Samurai.”
Kalimat itu diucapkan Nathan, komandan pelatih yang didatangkan investor pembangunan jalan rel kereta api di Jepang dalam era restorasi Meiji.