PONTIANAKGLOBE.COM, NUSA TENGGARA TIMUR -- Kisah Paulina Pobi, seorang nenek berusia 84 tahun, menjadi perhatian publik di media sosial setelah ditemukan selamat usai tertimbun reruntuhan rumah selama empat hari pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam video yang beredar, Paulina terlihat dievakuasi dari puing-puing bangunan pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca Juga: BPIH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta, tapi Bipih Jemaah Turun
Rumah Paulina yang berada di sebuah pulau kecil di sebelah utara Flores hancur setelah diguncang gempa pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Saat gempa terjadi, Paulina dilaporkan tertimbun reruntuhan dinding bambu. Pihak keluarga awalnya menduga korban telah diselamatkan dan dibawa ke posko pengungsian.
Namun, keberadaan Paulina baru diketahui ketika keluarganya kembali ke rumah pada hari keempat setelah gempa.
Warga setempat, Rudolfus Riba, menuturkan Paulina terperangkap di bawah reruntuhan selama empat hari tanpa asupan makanan dan minuman. Meski demikian, kondisi kesehatannya disebut cukup stabil.
"Karena lumpuh, ia tidak bisa bergerak atau berbicara, sehingga baru pada hari keempat keluarganya akhirnya menemukannya," ujar Riba sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Kamis, 20 Agustus 2026.
Riba menyebut Paulina tidak mengalami luka serius. Kondisinya hanya sedikit lemas karena tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama beberapa hari.
"Rasanya sulit dipercaya, hampir seperti keajaiban," imbuhnya.
Polisi: Korban Dibawa ke Puskesmas
Terpisah, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno memastikan Paulina berhasil dievakuasi oleh masyarakat Desa Nitunglea pada Selasa, 18 Agustus 2026 siang.
Baca Juga: Optik Pontianak Rayakan 17 Tahun dengan Aksi Sosial dan Perluasan Usaha
Bambang menyebut Paulina selamat dan telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
"Dievakuasi kemarin siang, sudah dibawa ke Puskesmas terdekat, korban selamat," ujar Bambang dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.