Nenek 84 Tahun Selamat Setelah 4 Hari Tertimbun Reruntuhan Rumah akibat Gempa Flores

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:10 WIB
Menyoroti insiden seorang nenek 84 tahun yang bertahan selama 4 hari dari reruntuhan akibat gempa yang melanda NTT. Berikut ini kisahnya.  (Instagram.com/@bmh_jatim)
Menyoroti insiden seorang nenek 84 tahun yang bertahan selama 4 hari dari reruntuhan akibat gempa yang melanda NTT. Berikut ini kisahnya. (Instagram.com/@bmh_jatim)

Desa Nitunglea, tempat Paulina tinggal, sebelumnya sempat terisolasi setelah gempa mengguncang wilayah Flores, NTT.

Akses menuju desa tersebut terputus akibat tertutup material longsoran berupa batu besar dan pohon tumbang.

Akibat kondisi tersebut, desa hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama sekitar tiga jam dari dermaga.

Pengungsi Diberi Trauma Healing

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menilai trauma healing diperlukan bagi para pengungsi, terutama anak-anak, setelah gempa dahsyat melanda sejumlah wilayah di NTT.

Menurut Rudi, penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada luka fisik, tetapi juga kondisi kesehatan mental para penyintas.

Di titik pengungsian Lapangan Gelora Samador, tercatat sebanyak 1.207 pengungsi telah menempati lokasi tersebut. Kepolisian setempat juga memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing.

"Para pengungsi ini bukan hanya fisiknya saja yang terluka, tapi ada juga kesehatan mental yang tidak boleh kita abaikan," ungkap Rudi dalam keterangannya, Selasa, 18 Agustus 2026.

"Itu yang kita atensi, terlebih bagi anak-anak," tandasnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X