TNI AU Kerahkan Enam Pesawat Angkut
Selain membangun RS lapangan, pemerintah juga memastikan distribusi bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak gempa di NTT.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan enam pesawat angkut untuk membawa pasokan pangan dan berbagai perlengkapan darurat ke daerah terdampak.
Keenam pesawat tersebut mulai beroperasi sejak Senin, 17 Agustus 2026.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan salah satu pesawat yang dikerahkan adalah C-130J Super Hercules.
"Sejak Senin, pesawat C-130J Super Hercules telah terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram," terangnya.
Adapun enam armada yang dikerahkan terdiri dari dua C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737.
Berikut rincian penerbangan dan muatan bantuan:
- C-130J Super Hercules menuju Labuan Bajo membawa 13.500 kilogram bantuan.
- C-130J Super Hercules lainnya menuju Maumere membawa 13.563 kilogram bantuan.
- Airbus A400M menuju Labuan Bajo membawa 20.779 kilogram bantuan.
- Boeing 737 menuju Maumere membawa 20.000 kilogram bantuan.
Hingga kini, pesawat-pesawat tersebut masih disiagakan untuk mengangkut bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Nyoman menegaskan, operasi udara akan terus dilakukan hingga kondisi di wilayah terdampak berangsur pulih dan kebutuhan masyarakat dapat tertangani dengan baik. ***