"Saya salut dengan tim marching band ini karena telah menghargai kami yang sedang berduka," tulis pengunggah.
"Terima kasih atas pengertiannya, semoga mayoret dan tim selalu dalam lindungan Tuhan di manapun kalian berada," sambungnya.
Video tersebut kemudian viral dan menuai banyak pujian dari warganet. Banyak yang menilai tindakan kelompok drumband SMA Diponegoro Kisaran menunjukkan sikap toleransi dan empati terhadap keluarga yang sedang berduka.
"Toleransi dan saling menghargai itu kuncinya," tulis akun @vel****i.
"Saya salut dan bangga dengan tindakan mereka, respect setinggi-tingginya," komentar akun @ric*****n.
Salah satu komentar juga datang dari mayoret yang disebut bertugas dalam momen tersebut.
"Bangga karena kami termasuk orang yang punya rasa empati, salam respect," tulis akun @wisnulinggar_.
Sikap kelompok drumband tersebut pun menjadi perhatian publik karena menunjukkan bahwa kemeriahan perayaan HUT Kemerdekaan tetap dapat berjalan beriringan dengan penghormatan kepada masyarakat yang sedang berduka. ***