Sebelum mengikuti upacara, rombongan terlebih dahulu mengunjungi Jiki, warga yang sedang sakit di Desa Riam Angan, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.
Salah seorang peserta, Bambang Sudijantoro, menyampaikan bahwa kebersamaan menjadi hal terpenting dalam setiap kegiatan yang dilakukan komunitas.
Baca Juga: Ketua FRKP Jenguk Anton di Saigon, Serahkan Bantuan dan Beri Semangat Pemulihan
"Yang paling penting semua kegiatan berjalan sukses dan seluruh peserta merasa bahagia," katanya.
Bruder Stephanus menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat penyertaan Tuhan, mulai dari mengikuti kegiatan TMP ke-8 di Riam Angan yang diselenggarakan Tim Vespa Kabupaten Landak, bakti sosial, hingga pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Saka 4.
"Puji Tuhan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Kami pulang ke Pontianak dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan," tuturnya.
Pengibaran Merah Putih di Puncak Saka 4 menjadi simbol bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan di mana saja, termasuk di pelosok daerah dengan segala keterbatasannya.
Semangat para peserta yang rela menembus medan berat dan cuaca buruk menjadi cerminan nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan bangsa. ***