Untung menyebut ruangan tersebut diduga merupakan bekas ruang kerja mantan ketua yayasan berinisial IWD.
Ia mengaku terkejut karena di dalam ruangan ditemukan alat yang diduga digunakan untuk membuat amunisi.
"Alat pembuat peluru, kok bisa ada di lingkungan sekolah ini?" kata Untung.
Ia berharap penyelidikan dapat mengungkap alasan keberadaan barang-barang tersebut di lingkungan sekolah.
Hingga kini, seluruh barang bukti telah diamankan oleh kepolisian. Polisi masih mendalami legalitas, kepemilikan, serta asal-usul senjata dan barang lainnya yang ditemukan di lokasi. ***