PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA BARAT -- Video yang memperlihatkan seorang wanita bernama Viola Putri mengaku menjadi korban intimidasi dan dugaan penganiayaan di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, Viola mengaku mengalami kekerasan saat berupaya mengonfirmasi keberadaan terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) miliknya dengan mendatangi rumah Ketua RT setempat.
Alih-alih merasa aman, Viola tampak ketakutan karena mengaku dihadapkan dengan sejumlah orang yang diduga merupakan rekan terduga pelaku.
"Pak RT tolong saya ini habis digebukin, saya takut," ujar Viola dalam video yang diunggah akun Instagram @jakartainfoterkini.id, Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam rekaman tersebut, terdengar seorang pria yang diduga Ketua RT meminta orang-orang di lokasi membubarkan diri.
"Ini kenapa pada di sini, awas, pintunya mau saya tutup," ucap pria tersebut.
Namun, Viola menolak masuk ke dalam rumah dan memilih tetap berada di luar karena mengaku takut.
"Tidak mau, saya takut. Di sini saja. Mama, tolong saya, takut," katanya.
Korban Lacak Motor Lewat CCTV
Berdasarkan penuturan Viola, peristiwa bermula ketika sepeda motor miliknya hilang di depan area Logos, Bekasi Utara, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Setelah mengetahui motornya hilang, Viola menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut, aksi pelaku diduga terekam jelas. Adik korban yang bekerja di kawasan tersebut mengaku mengenali sosok pelaku sekaligus mengetahui lokasi kontrakannya.
Datangi Kontrakan Terduga Pelaku
Viola kemudian mendatangi kontrakan yang diduga ditempati pelaku di Jalan Irigasi, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, bersama ibu dan seorang rekannya.