daily-vibes

Febrie Adriansyah Akui Rumah di Sentul Milik Pribadi, Bantah Terkait Cafe de'Clan yang Digeledah Polri

Jumat, 10 Juli 2026 | 22:30 WIB
Jampidsus Febrie Adriansyah buka suara tentang kepemilikan rumah Sentul hang digeledah Polisi. (Threads/atroppss-islah_bahrawi)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, angkat bicara terkait isu yang mengaitkan dirinya dengan rumah di Sentul, Bogor, serta Cafe de'Clan di Cipete, Jakarta Selatan, yang sebelumnya digeledah penyidik Polri.

Febrie membenarkan bahwa rumah di kawasan Sentul yang menjadi sorotan publik merupakan milik pribadinya. Namun, ia membantah memiliki keterkaitan dengan Cafe de'Clan yang juga menjadi lokasi penggeledahan.

Baca Juga: Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos ke Piala Dunia: Kita Bisa B50, Tapi Belum Bisa ke Piala Dunia

Febrie Akui Rumah di Sentul Milik Pribadi

Febrie menjelaskan, kepemilikan rumah di Sentul dapat dipertanggungjawabkan karena telah dimilikinya sejak lama. Pernyataan itu disampaikan setelah beredar foto keluarga yang disebut diambil di rumah tersebut.

"Tentang rumah Sentul, memang itu rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Proses kepemilikannya bisa dilihat bagaimana proses kepemilikannya sejak awal," ujar Febrie kepada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Terkait uang tunai dan emas yang ditemukan dalam penggeledahan, Febrie menegaskan seluruh barang tersebut memiliki pemilik yang jelas dan asal-usulnya dapat dipertanggungjawabkan.

"Soal uang yang ditemukan itu, ada pemilik, ada kegiatannya. Itu juga bisa ditanyakan. Semua bisa dipertanggungjawabkan dengan benar, tetapi tentu tidak melalui forum seperti ini," katanya.

Bantah Terkait Cafe de'Clan

Dalam kesempatan yang sama, Febrie menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan dengan Cafe de'Clan di kawasan Cipete yang turut digeledah penyidik.

"Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis seperti yang diberitakan di media sosial, termasuk yang di Cipete," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat menunggu hasil penyidikan yang sedang dilakukan aparat penegak hukum.

Baca Juga: Polemik Kebocoran Surat Dinas Menteri PU, Publik Soroti Nasib Whistleblower

"Kita menghargai dan menghormati sesama rekan penegak hukum. Tentunya kita mendukung agar perkara ini bisa terang dan dijelaskan secara jelas kepada masyarakat," ujar Febrie.

"Karena itu, kita tunggu bagaimana nanti hasil proses penyidikannya," sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini