daily-vibes

Viral Keluhan Penumpang soal Kereta Makan Berubah Jadi Co-Working Space

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:05 WIB
Keluhan tentang penumpang yang menggunakan kereta makan untuk co-working space. (Threads/ppaidimsum)

"Siapa tahu didengar sama KAI untuk melarang orang bawa laptop dan melakukan pekerjaan di restorasi, maksudnya biar restorasi berguna sesuai fungsi untuk makan dan minum," tulisnya.

Ia menambahkan bahwa penumpang yang perlu bekerja dapat melakukannya di kursi sesuai nomor tempat duduk masing-masing.

Tak sedikit pula warganet yang mengusulkan pembatasan waktu penggunaan kursi restorasi hingga penghapusan colokan listrik di area tersebut.

"Di meja restorasi udah ditempeli stiker untuk enggak kerja/pakai laptop di restorasi, tapi baru imbauan aja, bukan larangan," tulis akun @dis*****l.

"Nah segera dikaji ya larangan buka laptop di gerbong restorasi atau kerja. Dan mungkin dibatasi maksimal 30–60 menit," tulis akun @v.i****t.

"Jangan kasih colokan listrik. Coba deh perhatikan, orang yang lama di restorasi sebagian besar sambil cas laptop atau HP. Tidak tersedianya colokan listrik di restorasi bisa mengurangi orang yang menganggap kereta makan itu co-working space," tulis akun @fan****1.

Menanggapi keluhan yang ramai diperbincangkan, KAI menegaskan bahwa kereta restorasi disediakan sebagai fasilitas bersama bagi penumpang untuk menikmati makanan dan minuman selama perjalanan.

"Kami memahami bahwa suasana restorasi yang nyaman kerap dimanfaatkan oleh sebagian pelanggan untuk bekerja. Namun demikian, kami mengimbau agar penggunaan ruang restorasi dilakukan secara bergantian, terutama pada saat kondisi penumpang padat," tulis KAI dalam keterangan di kolom balasan pada Selasa (23/6/2026).

KAI juga meminta penumpang menggunakan meja restorasi sesuai peruntukannya.

"Mohon kerja samanya agar tidak menggunakan meja restorasi selain untuk keperluan makan dan minum. Menurut informasi, hal ini juga telah ditindaklanjuti oleh kondektur," tulis KAI. ***

Halaman:

Tags

Terkini