Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan, Pengendara Saling Adu Klakson

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB
Kondisi Kalimantan Selatan yang dikepung kabut asap tebal imbas karhutla. (TikTok/bloperr0)
Kondisi Kalimantan Selatan yang dikepung kabut asap tebal imbas karhutla. (TikTok/bloperr0)

Pengunggah kemudian menjelaskan bahwa lampu kendaraan baru terlihat ketika jarak antarkendaraan sangat dekat.

“Enggak kelihatan kecuali jarak semeter,” jawabnya.

Kondisi tersebut menunjukkan betapa terbatasnya jarak pandang pengendara akibat kepungan kabut asap di kawasan tersebut.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.487 titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan data tersebut berdasarkan pemantauan satelit NOAA-20 hingga Kamis, 20 Agustus 2026.

“Berdasarkan data pemantauan terbaru dari Satelit NOAA-20 hingga Kamis, 20 Agustus 2026, sebaran hotspot atau titik panas di wilayah Kalimantan sebanyak 1.487 hotspot,” ujar Berton dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 767 titik. Berikutnya Kalimantan Barat dengan 560 titik, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing 74 titik, serta Kalimantan Utara dengan 3 titik.

BNPB menyatakan pemantauan dan pemetaan wilayah rawan karhutla terus dilakukan secara intensif.

“Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera lapor kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” tandas Berton. ***

 
 

Traktir kopi Dukung Jurnalisme Terus Berkarya
Halaman:
Viral Dugaan Modus Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkiran GBK, Polisi Turun Tangan

Artikel Selanjutnya

Viral Dugaan Modus Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkiran GBK, Polisi Turun Tangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

MBG Perlu Evaluasi Model, Bukan Sekadar Dapur

Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

X