Setelah membuat kepanikan, pria tersebut akhirnya diamankan oleh warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang beredar, warga kemudian memakaikan pakaian kepada pria tersebut dan mengikat tangannya untuk mencegah terjadinya tindakan yang membahayakan.
Sementara itu, informasi mengenai kondisi pria tersebut juga belum sepenuhnya jelas. Sebelumnya, ia disebut sebagai ODGJ, tetapi informasi lain menyebut pria tersebut diduga berada di bawah pengaruh alkohol atau zat tertentu.
"Menurut informasi di lapangan, pria tersebut diduga dalam kondisi mabuk," tulis akun Instagram @lentengagungterkini pada Rabu, 19 Agustus 2026.
"Warga setempat kemudian turut membantu mengamankan situasi hingga pihak kepolisian datang dan mengamankan pria tersebut untuk penanganan lebih lanjut," lanjut unggahan tersebut.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, membenarkan bahwa pria tersebut telah diamankan oleh kepolisian.
"Sudah dibawa dan diamankan pihak Polsek," ujar Bernard dalam keterangannya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Bernard menjelaskan, Satuan Tugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Posko Lenteng Agung sebelumnya menerima laporan mengenai seorang pria yang diduga menyerang pengguna jalan di sekitar Jalan Raya Lenteng Agung.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan pria tersebut.
"Satgas P3S Sudin Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan Posko Lenteng Agung menindaklanjuti laporan melalui media sosial tentang ODGJ yang menyerang pengguna jalan," tandas Bernard.
Hingga kini, kepolisian masih menangani pria tersebut untuk memastikan kondisi serta penyebab tindakannya. Penyebutan pria tersebut sebagai ODGJ juga belum dapat dipastikan sebelum adanya pemeriksaan lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
Menkop Ferry Juliantono Tanggapi Gedung Kopdes Merah Putih Dipakai untuk Badminton
Viral Drumband SMA Diponegoro Kisaran Beri Penghormatan di Depan Rumah Duka
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Polisi Amankan 21 Orang Sebelum Demo
Pemilik Toko di Reo Buka Dagangan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan
Sidang Perdana Kasus Daycare Little Aresha, Pengasuh Didakwa Lakukan Kekerasan terhadap Anak