"Aslinya kita pusing, mukanya hijau botak semua, ditambah dari pagi terik matahari bikin mata makin sipit," ungkap sang kakak, dikutip dari unggahan TikTok @oketa pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Sang kakak menceritakan, keluarganya sempat mencari sang prajurit dari bagian belakang barisan. Namun, mereka tidak menyadari bahwa sang adik justru berada di barisan paling depan.
"Kita nyari dari belakang, taunya dia baris paling depan. Eh, taunya malah viral sejagat medsos," tambahnya.
Fakta tersebut sontak mengubah suasana haru menjadi bahan candaan warganet. Banyak yang awalnya ikut bersedih melihat prajurit tersebut berdiri seorang diri, justru tertawa setelah mengetahui keluarganya ternyata berada di lokasi.
Insting Warganet Berujung Fakta Tak Terduga
Kisah tersebut kemudian semakin ramai setelah sejumlah warganet menemukan rekaman lain yang memperlihatkan momen orang tua sang prajurit berada di sekitar lokasi.
Salah satu akun TikTok bahkan memperlihatkan detik-detik sang ibu yang diduga sudah menyadari keberadaan anaknya, tetapi tetap berjalan melewatinya.
"Memang yang ini pelakunya, emaknya sudah ngeh (sadar), dia masih jalan," tulis akun TikTok @natt_ dalam unggahan yang sama.
Warganet lainnya, @cerina, juga menyoroti momen tersebut.
"Ini adeknya sudah siap banget ngerekam, eh malah kelewatan," tulisnya sambil menunjukkan rekaman lain yang memperlihatkan situasi di lokasi.
Kisah yang semula membuat warganet terharu karena seorang prajurit terlihat tidak mendapat sambutan keluarga itu akhirnya berubah menjadi cerita lucu. Sang prajurit ternyata tidak ditinggalkan keluarganya, melainkan justru keluarganya yang kesulitan menemukan dirinya di tengah barisan prajurit yang memiliki penampilan seragam dan wajah penuh loreng. ***
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Flyover Kranji Bekasi, Pasutri Tewas Terlindas Truk Wing Box
Celine Olivia, Siswi SMKN 5 Pontianak Jadi Pembawa Baki Paskibraka HUT ke-81 RI
Dari Desa Paoh Concong Pedalaman Ketapang ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan Bagi Anak Kalimantan Barat
Dari Sekucing Labai Kabupaten Ketapang di Pedalaman Kalimantan Barat, Franciscus Sibarani Hidupkan Kembali Mimpi Kuliah Dhenty Yang Tertunda
Dari Stasi Bunda Maria Kek Lipor Paroki St Yohanes Rasul Balai Semandang ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Beri Beasiswa Anak Pedalaman Keuskupan Ketap
PACAK 2026 Meriah, BI Dorong Perluasan Transaksi Digital di Kalbar