Gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas publik.
6. Gempa Kalabahi, Alor, 2004
Pada 12 November 2004, gempa berkekuatan M 7,5 mengguncang Kalabahi, Alor, dengan kedalaman 10 kilometer.
Bencana tersebut mengakibatkan 31 orang meninggal dunia dan sekitar 400 orang mengalami luka-luka. Selain itu, sekitar 500 rumah dan sejumlah bangunan lainnya mengalami kerusakan.
7. Gempa Flores, 1992
Pada 12 Desember 1992, gempa berkekuatan M 7,5 mengguncang Flores dan memicu tsunami.
Bencana tersebut menjadi salah satu gempa paling mematikan dalam sejarah NTT. Sekitar 2.500 orang dilaporkan meninggal dunia atau hilang. Di wilayah Maumere, sekitar 90 persen bangunan dilaporkan hancur.
8. Gempa Kalabahi, Alor, 1991
Pada 4 Juli 1991, gempa berkekuatan M 6,2 mengguncang Kalabahi, Alor, dengan kedalaman 29 kilometer.
Gempa tersebut menyebabkan 23 orang meninggal dunia dan 181 orang mengalami luka-luka. Sekitar 5.400 orang kehilangan tempat tinggal, sementara 1.150 bangunan dilaporkan hancur.
9. Gempa Alor Timur, 1989
Pada 15 Juli 1989, gempa berkekuatan M 6,4 terjadi di Alor Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah rumah dan fasilitas umum.
10. Gempa Kupang, 1975
Pada 30 Juli 1975, gempa berkekuatan M 6,1 mengguncang Kupang dengan kedalaman 30 kilometer.
Artikel Terkait
Vokalis RoBoKop Clareesya Dilaporkan ke Polisi Terkait Unggahan ‘Gaya Takbir’
Gempa M7,7 Guncang NTT, Pengunjung Hotel di Labuan Bajo Berhamburan
Gempa M 7,7 Guncang NTT, Wisatawan Pulau Padar Berhamburan hingga Warga Mengungsi
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia dan 2.000 Warga Mengungsi
Dasco Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT
Polisi Amankan Siswa Terduga Pelaku Perundungan di SMK Kebumen