Gempa M7,7 Guncang NTT, Pengunjung Hotel di Labuan Bajo Berhamburan

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:05 WIB
Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.  (Threads/maulidyamrn)
Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. (Threads/maulidyamrn)

Gempa M7,7 tersebut sempat dinyatakan berpotensi menimbulkan tsunami. Berdasarkan pemodelan BMKG, sejumlah wilayah di NTT, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat masuk dalam status peringatan tsunami.

BMKG kemudian mendeteksi gelombang tsunami di sejumlah lokasi. Di Labuan Bajo, gelombang yang tercatat mencapai 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB. Sementara di Maurole, Ende, tercatat 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.

BMKG selanjutnya mengakhiri peringatan dini tsunami setelah melakukan pemantauan terhadap kondisi muka air laut.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dampak kerusakan akibat gempa masih terus diperbarui oleh pihak berwenang. ***

 
 
 
 

Traktir kopi Dukung Jurnalisme Terus Berkarya
Halaman:
289 Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Bupati Sebut Kondisi Tak Mengkhawatirkan

Artikel Selanjutnya

289 Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Bupati Sebut Kondisi Tak Mengkhawatirkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

MBG Perlu Evaluasi Model, Bukan Sekadar Dapur

Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

X