Gus Miftah juga meminta pihak-pihak di luar NU menghormati proses Muktamar dan tidak mencampuri urusan internal organisasi.
“Ketika Istana memilih menghormati NU dari kejauhan dengan cinta dan proporsionalitas, maka elemen-elemen di luar sana mestinya tahu diri: jangan mengotori kesucian muktamar dengan dagang pengaruh yang stensilan,” tukasnya. ***
Artikel Terkait
Dugaan Penipuan CPNS Libatkan Oknum Militer di Jatim, Kerugian Disebut Capai Rp20 Miliar
Pengendara Motor Rusak Palang Perlintasan Kereta di Sleman, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Liburan Jessica Mila di Pulau Padar Disorot, Warganet Pertanyakan Izin Pelayaran
MR.D.I.Y. Indonesia Umumkan Pemenang Art Competition 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Kompetisi Regional
Dua Pekerja Proyek Tertimpa Beton Drainase di Jatinegara, Evakuasi Berlangsung 3 Jam
Bupati Lampung Selatan Terjebak Jalan Rusak, Warga Minta Akses Segera Diperbaiki