PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu perhatian pemerintah melalui penguatan sektor pendidikan dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari pembangunan sekolah unggulan, pengembangan riset, hingga membuka peluang kerja sama dengan universitas terbaik dunia.
Baca Juga: BRIN Perkuat Teknologi Strategis, dari Nuklir hingga AI untuk Dongkrak Daya Saing Indonesia
Komitmen tersebut disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto ketika menerima jajaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Halaman Tengah Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/8) sore.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menempatkan sistem pendidikan yang kuat sebagai fondasi penting untuk membangun kemampuan bangsa dalam menguasai sains dan teknologi.
Ia menekankan bahwa kemajuan suatu negara sangat berkaitan dengan kemampuan menguasai kedua bidang tersebut.
Presiden juga meminta pemerintah memandang kondisi Indonesia secara objektif, termasuk mencermati berbagai persoalan yang masih dihadapi sektor pendidikan. Evaluasi terhadap kondisi tersebut dinilai penting agar perbaikan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah tengah mempersiapkan pembangunan sekolah-sekolah unggulan yang akan menjaring siswa terbaik dari berbagai wilayah Indonesia.
Sekolah unggulan itu nantinya menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB).
Baca Juga: Pendaftaran Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Dibuka 5-7 Agustus 2026
Penerapan kurikulum IB diarahkan untuk memberikan standar pendidikan yang setara dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia.
Dengan demikian, para lulusan diharapkan memiliki kemampuan untuk bersaing sekaligus memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kelas dunia.
Selain pembangunan sekolah unggulan, pemerintah juga mendorong kerja sama antara universitas-universitas terbaik dunia dan perguruan tinggi di Indonesia.
Bentuk kolaborasi yang disiapkan dapat berupa program bersama maupun kerja sama operasi (KSO).
Prabowo menilai penguatan pendidikan melalui pembangunan sekolah unggulan dan kemitraan dengan perguruan tinggi internasional merupakan bentuk investasi jangka panjang.
Artikel Terkait
Universitas San Agustin Jalin Kerja Sama Magang dan Pengembangan Logistik dengan JNE Pontianak
Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Edukasi Seksual Remaja di MPLS SMA Kalam Kudus
Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Gelar Forum Strategis, Bahas Masa Depan Kalbar Hingga 2035
Universitas Widya Dharma Rayakan Yubelium Santo Fransiskus Assisi, Uskup Samuel Tekankan Pendidikan Karakter dan Perdamaian
Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor Kunjungi Promedia Group, Pelajari Ekosistem Industri Media Digital
Dokter PPDS Universitas Riau Ditemukan Meninggal di Semak Dekat RSUD Tengku Rafian Siak