Dalam unggahan itu disebutkan, pada 26 Juni 2026 korban sempat mengajak temannya membuka usaha di kota lain setelah memperoleh hasil penjualan rumah.
Unggahan tersebut kemudian mempertanyakan dugaan bunuh diri yang disampaikan kepolisian.
"Apakah masuk akal jika nanti korban berhasil keluar dari rumah tersebut, sudah punya planning ingin pergi ke mana dan membuka usaha, tapi memilih untuk bunuh diri?" tulis akun tersebut.
Sebelumnya, Winda Lorenza Gowasa ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah rumah di Kompleks Perumahan Bumi Asri, Kota Medan, pada Senin (3/8/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kepolisian menyatakan korban diduga bunuh diri menggunakan senjata api milik Bripka IH yang disimpan di dalam tas.
Polisi menyebut korban diduga mengambil senjata tersebut saat Bripka IH sedang beristirahat, kemudian menggunakannya di dalam kamar mandi.
Hasil autopsi yang disampaikan kepolisian menyebut penyebab kematian korban adalah luka tembak di bagian kepala. Polisi juga menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tajam pada tubuh korban.
Kesimpulan sementara kepolisian itu dibantah oleh pihak keluarga. Mereka mengaku menemukan sejumlah luka lebam dan memar pada tubuh korban yang dinilai janggal.
Atas dasar tersebut, keluarga melaporkan dugaan pembunuhan ke Polda Sumatera Utara pada Kamis (6/8/2026) malam dengan nomor laporan LP/B/1286/VIII/2026/SPKT.
Kuasa hukum keluarga, Paul JJ Tambunan, mengatakan laporan dibuat karena keluarga menilai masih terdapat sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah korban.
"Kejanggalan muncul saat jenazah dibawa ke rumah duka, banyak luka lebam maupun sayatan sehingga keluarga besar Winda Lorenza Gowasa membuka pengaduan ke SPKT," kata Paul kepada wartawan di Polda Sumatera Utara.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Winda Lorenza Gowasa masih menjadi perdebatan. Kepolisian menyatakan korban diduga bunuh diri berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sementara pihak keluarga meminta kasus tersebut diusut sebagai dugaan pembunuhan dan menunggu proses hukum lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
Penemuan Jasad di Dalam Karung Beras Gegerkan Warga Depok, Polisi Masih Selidiki Identitas Korban
Kebakaran Hutan di Gunung Bromo Meluas, Diperkirakan Capai 70 Hektare
10 Pekerja Berhasil Dievakuasi usai Terjebak Kebakaran Gedung di Menteng
Viral Dua Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Cilacap, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Bawa Tersangka Mutilasi ke Kali Licin Depok untuk Cari Potongan Kaki Korban
Viral Siswa Pramuka Ende Menangis Terancam Gagal ke Jambore Nasional, Kini Dipastikan Berangkat