Qodari Sebut Seskab Teddy Indra Wijaya Layak Jadi Panutan Taruna Akmil

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Rabu, 15 Juli 2026 | 16:30 WIB
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari menyebut Seskab Teddy sebagai sosok panutan taruna Akmil. (Bakom RI)
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari menyebut Seskab Teddy sebagai sosok panutan taruna Akmil. (Bakom RI)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA TENGAH -- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menilai Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya merupakan sosok yang layak menjadi panutan bagi para taruna Akademi Militer (Akmil).

Penilaian itu disampaikan usai Teddy memberikan pembekalan kepada sekitar 1.600 taruna Akmil di Magelang, Jawa Tengah, pada Senin, 13 Juli 2026.

Baca Juga: Polisi Dalami Motif Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Pelaku Mengaku Iseng

Menurut Qodari, semangat Teddy yang selalu menantang diri untuk menghadapi berbagai tugas sulit menjadi teladan bagi calon perwira TNI.

Dalam sesi pembekalan yang berlangsung sekitar tiga jam, Teddy hadir bersama delapan rekannya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan motivasi kepada para taruna.

"Dulu pernah di sini, 15 tahun lalu, 2011. Saya ada di sini seperti kamu dan 15 tahun kemudian saya berdiri di sini mendapat kehormatan untuk bicara di depan adik-adik semua. Suatu saat adik-adik akan menggantikan kami di posisi kami yang sekarang," ujar Teddy.

runa agar terus meningkatkan kemampuan dan bercita-cita melampaui pencapaiannya saat ini.

"Saya sekarang ini dulu seperti kamu. Jadi kamu suatu saat pasti bisa lebih dari saya, lebih dari senior-senior kamu yang lain," katanya.

Ia juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat.

"Jadilah perwira yang enggak gitu-gitu aja. Kalau kamu di sini masih biasa-biasa aja, belum tentu nanti tetap biasa-biasa aja. Kalau punya keyakinan, Insya Allah pasti bisa," ujarnya.

Selain kemampuan militer, Teddy menekankan pentingnya menguasai keterampilan lain seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi informasi (IT), bahasa asing, pendidikan lanjutan, hingga membangun relasi.

"Pilih salah satu, minimal kamu ada. Relasi itu penting, tapi kalau mengandalkan relasi tanpa ada kekuatan dan kemampuan, itu sama saja nol," tambahnya.

Baca Juga: Tim Hotman Paris Ungkap Kesulitan Menemui Korban Kasus Kebakaran Ponpes di Lombok

Bagikan Pengalaman Menantang Diri

Dalam pembekalan tersebut, Teddy juga menceritakan perjalanan kariernya yang selalu berupaya mengambil tantangan paling sulit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X