Video Viral Seorang Peternak Aceh Utara Hanya Bisa Terpaku Lihat Kambingnya Mati Disapu Banjir

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 11 Desember 2025 | 10:47 WIB
Menyoroti tragedi banjir bandang di Aceh Utara yang sisakan duka bagi warga yang kehilangan hewan ternaknya.  (Dok. Facebook.com/BuniAmin)
Menyoroti tragedi banjir bandang di Aceh Utara yang sisakan duka bagi warga yang kehilangan hewan ternaknya. (Dok. Facebook.com/BuniAmin)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH UTARA -- Sebuah video yang beredar memperlihatkan seorang peternak di Aceh Utara hanya bisa terpaku menyaksikan puluhan kambingnya mati bergelimpangan di jalan.

Daerah tersebut sebelumnya menjadi salah satu lokasi yang dilanda banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025, yang merusak fasilitas umum dan menelan ratusan korban jiwa di sejumlah wilayah Aceh.

Dalam rekaman yang viral itu, peternak tersebut tampak tak mampu berbuat banyak saat melihat hewan-hewan ternaknya terkapar di kubangan lumpur. Video itu pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Buni Amin pada 8 Desember 2025.

Baca Juga: Terpaksa Pakai Baju Perempuan, Korban Pria Ungkap Ironi Penanganan Bencana

Ia menjelaskan bahwa kambing-kambing tersebut tersapu banjir bandang di Desa Cempedak, Aceh Utara.

"Kambing-kambing ini menjadi korban banjir di Desa Cempedak, hanya beberapa yang selamat," tulis Buni Amin.

Unggahan itu mendapat banyak simpati dari warganet.

"Semoga diberi kesabaran dan akan digantikan dengan yang lebih baik," tulis akun Facebook @ItaPanggi.

Baca Juga: Akses Evakuasi Buruk, Bayu Meghantara Beberkan Tragisnya Kebakaran Terra Drone

Ada pula yang mencoba mengambil hikmah dari musibah tersebut.

"Harta dapat dicari, tetapi nyawa sulit dicari. Jadi mari bersyukur, karena harta hanya titipan Tuhan Yang Maha Kuasa," kata akun Facebook @Salwati.

Hingga saat ini, belum ada kepastian soal jumlah pasti hewan ternak yang mati akibat banjir bandang di Aceh Utara.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X