Viral Isu Etanol di Pertamina, Ini Fakta Dampaknya pada Mesin Kendaraan Lama

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 09:40 WIB
Campuran etanol dalam BBM menjadi langkah pemerintah menuju energi ramah lingkungan.  Namun, ketahui dulu manfaat serta dampak negatifnya. (Dok. Pertamina)
Campuran etanol dalam BBM menjadi langkah pemerintah menuju energi ramah lingkungan. Namun, ketahui dulu manfaat serta dampak negatifnya. (Dok. Pertamina)

Karena itu, pemilik kendaraan disarankan melakukan perawatan rutin, terutama pada sistem bahan bakar, jika menggunakan bensin bercampur etanol.

Baca Juga: Kemenko PMK Tegaskan Digitalisasi Sekolah Bukan Sekadar Bagi-Bagi Smartboard, Ini Tujuan Utama-nya

Antara Risiko dan Manfaat

Pertamina menegaskan bahwa formula BBM mereka sudah sesuai dengan standar internasional.

Meski begitu, perbedaan spesifikasi membuat sebagian operator SPBU swasta memilih menunda pembelian base fuel dari Pertamina.

Di sisi lain, etanol membawa manfaat besar bagi lingkungan.

Data US Department of Energy (2024) mencatat, penggunaan bioetanol dapat menekan emisi karbon hingga 30 persen dibanding bensin murni.

Bagi Indonesia, hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah menuju net-zero emission pada 2060.

Untuk kendaraan modern, penggunaan bahan bakar beretanol kecil kemungkinan menimbulkan dampak serius. Namun bagi kendaraan tua, kewaspadaan tetap diperlukan.

Pemeriksaan rutin pada tangki, selang, dan sistem bahan bakar akan membantu mencegah korosi maupun penurunan performa mesin. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X