Dalam rapat itu, ia sempat menyinggung gaya komunikasinya yang kini harus lebih hati-hati dibanding saat masih menjabat Ketua LPS.
Baca Juga: Zita Anjani Pamer Kepedulian Sosial, Netizen Beri Respons Berbeda
“Kalau waktu Ketua LPS saya katanya ngomongnya agak koboi, sekarang enggak boleh. Saya baru merasakan dampaknya, rupanya beda,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memaparkan target pertumbuhan ekonomi, kondisi daya beli masyarakat, inflasi, neraca perdagangan, hingga kinerja instrumen keuangan, seraya memberi catatan atas refleksi 10 bulan pemerintahan Prabowo.
3. Hadir di Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Prabowo
Sebelum menjabat Menkeu, Purbaya juga sudah kedapatan mengenakan batik andalannya.
Baca Juga: POKDARWIS Kampung Budaya Bung Kapuak Terus Lestarikan Budaya dan Tradisi
Salah satunya saat ia masih menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS dalam acara “Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Prabowo” di Istana Kepresidenan Jakarta, 8 April 2025.
Di hadapan Presiden Prabowo, ekonom, dan pengusaha, Purbaya menegaskan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional.
“Kalau sudah banyak ekonom presentasi, ekonom yang terakhir pasti keadaannya konyol. Tapi saya akan coba melihat dari angle berbeda,” ucapnya.
Ia juga menegaskan kesiapannya bekerja lebih keras demi memastikan ekonomi Indonesia tetap berada dalam tren positif.
“Kalau ekonomi memburuk, maka saya akan kerja lebih keras. Jadi saya monitor terus kondisi ekonomi,” tegasnya.
Meski kini dikenal karena kebijakan fiskalnya yang tegas, outfit batik biru-cokelat Purbaya seolah sudah menjadi ciri khas yang turut melekat pada sosoknya di mata publik. ***