“IFG bagus menjadi rumah besar holding asuransi,” ujarnya.
Sementara itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyatakan dukungan terhadap rencana transformasi tersebut, dengan catatan tetap menjaga keberlanjutan layanan bagi pemegang polis, memastikan persaingan pasar yang sehat, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Prosesnya harus dilakukan dengan hati-hati dan bertahap, karena harus memasukan integrasi tata kelola risiko, budaya organisasi, dan manajemen portofolio,” ujar Ketua Umum AAUI, Budi Herawan.***
Artikel Terkait
Pandu Sjahrir Ungkap Ditunjuk Langsung oleh Prabowo sebagai CIO Danantara, Begini Pengakuan Keponakan LBP Itu
Ray Dalio Tepis Isu Mundur dari Danantara, Pastikan Tetap di Dewan Penasihat
Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Rp13 Triliun, Masuk PSN Dorong Ekonomi Tumbuh 8% per Tahun
Firnando Ganinduto Tegas, Danantara Jangan Jadi Kantong Politik Berkedok Investasi!
Danantara dan Pemerintah Bakal ke China Bahas Utang Whoosh, Tapi Menkeu Tolak Ikut
109 Truk Bantuan Dikerahkan, Danantara dan BP BUMN Fokuskan Aceh