Jokowi Sebut Whoosh Hidupkan Ekonomi Daerah, Menkeu Purbaya: Ada Betulnya Sedikit

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 05:05 WIB
Menkeu Purbaya tanggapi pernyataan Jokowi tentang Whoosh yang bukan hanya untuk cari laba. (Instagram/jokowi - Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Menkeu Purbaya tanggapi pernyataan Jokowi tentang Whoosh yang bukan hanya untuk cari laba. (Instagram/jokowi - Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kembali menjadi sorotan publik.

Proyek yang diinisiasi pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo itu kini memiliki utang sekitar Rp116 triliun, dan pihak Danantara dikabarkan akan berangkat ke Tiongkok untuk melakukan negosiasi lanjutan.

Baca Juga: Mahfud MD vs KPK: Siapa yang Keliru soal Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh?

Menanggapi polemik tersebut, Jokowi menegaskan bahwa proyek Whoosh bukan semata-mata soal keuntungan finansial, melainkan juga investasi sosial dan ekonomi jangka panjang.

“Transportasi massa itu tidak diukur dari laba, tapi dari social return of investment — pengurangan emisi karbon, peningkatan produktivitas, polusi yang menurun, dan waktu tempuh yang lebih cepat,” ujar Jokowi di Mangkubumen, Solo, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, pembangunan transportasi publik seperti Whoosh bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat dari kendaraan pribadi ke moda massal.

“Memindahkan orang dari mobil pribadi ke transportasi umum itu tidak mudah. Tapi kita lihat hasilnya, MRT sudah 171 juta penumpang, kereta cepat 12 juta penumpang,” katanya.

Jokowi juga menilai Whoosh turut menumbuhkan ekonomi baru di sepanjang jalur yang dilalui.

Baca Juga: Isu Whoosh Panas! Mahfud MD vs KPK soal Mark Up Anggaran Triliunan

“Kereta cepat menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi, UMKM, dan warung-warung di sekitar stasiun. Pariwisata di Bandung meningkat, nilai properti naik,” jelasnya.

Purbaya: Ada Betulnya Sedikit

Menanggapi pernyataan Presiden, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pandangan Jokowi tidak sepenuhnya keliru.

Baca Juga: Mahfud MD Blak-blakan Soal Whoosh, KPK Tanggapi dan Minta Bukti Konkret

“Ada betulnya juga sedikit, karena Whoosh memang punya misi regional development,” ujar Purbaya di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Namun, ia menilai potensi pengembangan ekonomi di sekitar jalur Whoosh belum tergarap maksimal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X