Gunakan kata kunci sederhana sesuai dengan yang biasa dicari calon pembeli. Dengan riset tepat, produk akan lebih mudah ditemukan.
Baca Juga: Gen-Z Wajib Tahu, Begini Pentingnya Dana Darurat dan Cara Menyiapkannya
“Dalam e-commerce, visibilitas adalah segalanya,” tulis TIME.
3. Bangun Toko Online yang Profesional
Kesan pertama pembeli datang dari tampilan toko.
Pilih nama singkat, mudah diingat, dan sesuai dengan produk.
Lengkapi dengan logo, banner, dan foto berkualitas untuk memperkuat citra brand.
Isi profil toko secara lengkap, termasuk cerita usaha dan nilai yang ditawarkan.
Transparansi seperti ini dapat menumbuhkan rasa percaya pada calon pembeli.
Baca Juga: 10 Langkah Cerdas Mengatur Keuangan untuk Gen-Z, Ikuti Cara Ini Agar Enggak Bokek di Akhir Bulan
4. Optimalkan Listing Produk
Halaman produk adalah etalase utama di e-commerce.
Deskripsi harus jelas dan detail, mulai dari ukuran, bahan, manfaat, hingga cara penggunaan.
Foto produk berkualitas wajib ada, dengan beberapa sudut pandang dan konteks penggunaan.
Untuk harga, lakukan perhitungan biaya produksi, ongkos kirim, dan margin keuntungan, lalu bandingkan dengan harga kompetitor agar tetap bersaing.
Artikel Terkait
Telkomsel Sediakan Aplikasi G20 Connect, Ada Fitur e-commerce sampai Health and Wellness
Fashion Kontribusi Terbesar Transaksi E-Commerce Kalbar Kuartal III/2022. Nilainya Sampai Triliunan Lho.
Bakal Kerjasama Dengan Google, Kemendag Ingin E-Commerce Tanah Air Berkembang
Cara Daftar Agen Shopee Express Online Lewat HP
Google Buka Suara, Tanggapi Isu YouTube Mau Jadi e-Commerce di Indonesia
Dari Dieng ke E-Commerce, Kisah Sukses Keripik Kentang Albaeta yang Mendapat Dukungan BRI