Wisatawan Asing dari Tiongkok Kembali akan Padati Bali. Kemenparekraf dan Stakeholder Persiapan Penyambutan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 21 Januari 2023 | 21:10 WIB
Tarian kecak di Bali, menjadi satu di antara kekayaan budaya Bali. (Indonesia Travel/Jerry Aurum)
Tarian kecak di Bali, menjadi satu di antara kekayaan budaya Bali. (Indonesia Travel/Jerry Aurum)

PONTIANAKGLOBE.COM, BALI -- Wisata di Bali pasca pandemic covid-19 kembali bergeliat.

Kali ini wisatawan asing (wisman) asal Tiongkok yang akan berkunjung ke Bali.

Hal ini tentu saja  menjadi kabar baik bagi industri pariwisata di Tanah Air.

BACA JUGA: Super Apps BRImo Milik BRI Diamankan Finger Print, Saldo Lebih Aman saat Handphone Hilang

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama stakeholder pariwisata di Bali akan menyambut kedatangan kembali wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok.

Hal itu setelah ada keputusan Tiongkok yang mencabut pembatasan perjalanan ketat internasional pada 8 Januari 2023.

BACA JUGA: BRI Peduli Begerak Cepat Salurkan Bantuan CSR kepada Masyarakat Terdampak Banjir di Semarang dan Demak

 

Penerbangan langsung wisman Tiongkok ke Bali direncanakan pada 22 Januari 2023 dengan penerbangan maskapai Lion Air dari Shenzhen yang membawa sebanyak 210 pax.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Jumat 20 Januari 2023, mengatakan, kedatangan kembali wisman Tiongkok menandakan Indonesia khususnya Bali masih menjadi top of mind atau destinasi favorit wisatawan.

"Berdasarkan data Online Travel Ageng (OTA) di Tiongkok, terjadi peningkatan volume pencarian destinasi wisata di luar negeri sebesar 430 persen. Indonesia masuk dalam top 5 pencarian dan volume pencarian Bali meningkat 250 persen," kata Menparekraf Sandiaga.

BACA JUGA: Cetak Insan BRILiaN Unggul, BRI Buka Kembali BRILiaN Future Leader Program

Kedatangan kembali wisatawan Tiongkok ini diharapkan dapat mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara yang tahun ini mencapai 3,5 juta-7,4 juta kunjungan.

Tiongkok sendiri merupakan salah satu negara pasar terbesar untuk pariwisata di Indonesia.

Menparekraf Sandiaga menekankan pihaknya bersama pihak-pihak terkait akan berkolaborasi memastikan pelaksanaan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya terhadap wisatawan asal Tiongkok, dijalankan dengan memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: kemenparekraf.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X