1. Vladimir Petkovic - Timnas Swiss
Vladimir Petkovic mengambil alih Timnas Swiss pada Juli 2014.
Baca Juga: Sigap! Warga Dobrak Pintu Rumah yang Terbakar di Sungai Raya
Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil menjadikan Swiss tim yang konsisten di kompetisi internasional, meskipun tidak memiliki banyak pemain bintang.
Petkovic membawa Swiss lolos dari babak grup di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.
Kerja kerasnya selama tujuh tahun membuahkan hasil ketika Swiss tampil impresif di Piala Eropa 2022.
2. Didier Deschamps - Timnas Prancis
Didier Deschamps mulai melatih Timnas Prancis pada Juli 2012, menggantikan Laurent Blanc.
Di bawah arahannya, Les Bleus perlahan-lahan menunjukkan perkembangan signifikan, mencapai perempat final Piala Dunia 2014 dan final Piala Eropa 2016.
Puncak kejayaan Deschamps terjadi pada Piala Dunia 2018, ketika ia membawa Prancis menjadi juara dunia dengan mengalahkan Kroasia di final.
Prestasi ini menjadi hasil dari enam tahun pembangunannya sebagai pelatih.
3. Koldo Alvarez - Timnas Andorra
Koldo Alvarez ditunjuk sebagai pelatih Timnas Andorra pada Februari 2010.
Dalam kondisi tim yang berada di peringkat terbawah FIFA, ia tetap konsisten membangun tim dengan kesabaran.
Pada 2017, Andorra meraih kemenangan pertama mereka dalam 13 tahun.
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Didatangkan Era Iwan Bule Dipecat Erick Thohir, Begini Tanggapan Eks Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Erick Thohir Ambil Risiko Besar, Shin Tae-yong Diganti Demi Piala Dunia 2026
Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Siap Tingkatkan Potensi Garuda, Begini Katanya tentang Shin Tae-yong
Shin Tae Yong Dipecat, Ini Jumlah Kompensasi Fantastis yang Harus Dibayar PSSI
Nasib Saham Raffi Ahmad di STY Foundation Setelah Shin Tae Yong Dipecat: Apakah Rp267 Miliar Akan Melayang?
Kepergian Shin Tae-yong dan Kedatangan Kluivert, Begini Dampaknya Terhadap Timnas Indonesia dan Reaksi Vietnam yang Tak Disangka-sangka