Timnas U-17 Indonesia dan Ekuador masing-masing memiliki 1 poin setelah hasil imbang 1-1 dalam pertemuan pertama mereka.
Panama berada di posisi terbawah klasemen tanpa mengumpulkan poin.
Kemenangan atas Panama memberikan potensi kepada Timnas U-17 Indonesia untuk menduduki puncak klasemen Grup A, tergantung pada hasil pertandingan lainnya.
Baca Juga: Begini Cara Menghindari Deepfake seperti Kasus 'Jokowi' Berbicara Bahasa Mandarin
Syaratnya adalah Timnas U-17 Indonesia harus menang dengan selisih gol lebih dari 2, sementara Maroko tidak boleh mengalahkan Ekuador.
Jika skenario ini terwujud, Timnas U-17 Indonesia akan berada di posisi pertama dengan 4 poin.
Maroko, meskipun memiliki jumlah poin yang sama, akan turun ke peringkat kedua karena selisih gol yang lebih rendah jika bermain imbang melawan Ekuador.
Baca Juga: Suhartoyo Dilantik Sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, Mengapa Anwar Usman Absen?
Timnas U-17 Indonesia juga dapat memimpin klasemen jika Ekuador mengalahkan Maroko, asalkan kemenangan Ekuador tidak lebih besar dari kemenangan Timnas U-17 Indonesia melawan Panama.
Apabila skenario ini terjadi, susunan klasemen akan menjadi Indonesia (4 poin), Ekuador (4), Maroko (3), dan Panama (0).
Baca Juga: Google Buka Suara, Tanggapi Isu YouTube Mau Jadi e-Commerce di Indonesia
Di Grup B, pertandingan antara Spanyol melawan Mali dan Uzbekistan versus Kanada akan berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta.
Spanyol atau Mali berpeluang memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023 jika berhasil memenangkan pertandingan ini.
Keduanya telah mengoleksi 3 poin setelah meraih kemenangan di pertandingan pertama.
Spanyol mengalahkan Kanada 2-0, sementara Mali menghantam Uzbekistan 3-0.