Dalam wawancara dengan L'Equipe pada Rabu (1/11/2023), Zidane menjelaskan, "Ketika saya masih bermain sebagai pemain, saya bisa memilih hampir semua tawaran klub. Namun, sebagai pelatih, situasinya berbeda. Saya hanya memiliki dua atau tiga tawaran yang realistis untuk diterima."
Baca Juga: Ganjar Menyindir Perbedaan Loyalitas Antara Anggota dan Kader dalam Konteks Curhat Tentang Jokowi
"Saat kembali sebagai pelatih, tujuan saya hanyalah satu, yaitu untuk menang. Saya mengungkapkan hal ini dengan rendah hati. Itulah mengapa saya tidak bisa menerima pekerjaan pelatih sembarangan."
"Faktor lain yang memengaruhi keputusan saya adalah kemungkinan kendala bahasa. Situasi tertentu membuat semuanya menjadi lebih rumit."
Baca Juga: Apakah Mesin Cuci 1 Tabung Lebih Rentan Rusak Dibandingkan dengan Mesin Cuci 2 Tabung? Ini Faktanya
"Ketika seseorang bertanya kepada saya, 'Apakah Anda tertarik ke Manchester?' Saya mengerti bahasa Inggris, tetapi saya belum benar-benar menguasainya sepenuhnya."
"Saya tahu ada pelatih yang pergi ke klub tanpa menguasai bahasa setempat, tetapi saya bekerja dengan cara yang berbeda. Untuk mencapai kemenangan, ada banyak faktor yang berperan. Semua ini adalah konteks yang lebih luas. Saya tahu apa yang diperlukan untuk menang," tambahnya.
Artikel Terkait
Erik Ten Hag Ingin Menchester United Tingkatkan Performa Dulu, Daripada Langsung Mengincar Gelar Juara
Erik Ten Hag Yakin Bisa Boyong Mason Mount untuk Bergabung dengan Manchester United
Erik Ten Hag Ungkap Harry Maguire Tak Senang Hanya Jadi Pemanas Bangku Cadangan di Manchester United
Erik ten Hag Kirim Pesan ke Manchester United, Rekrut Pemain Kompetitif Musim Depan
Erik ten Hag Ingin Bawa Aurelien Tchouameni ke Manchester United
Pengambilalihan Manchester United: Ratcliffe Usul Bentuk Komite Sepak Bola Dibantu Glazer dan Brailsford
Hasil Manchester United vs FC Copenhagen Akan Tentukan Nasib Setan Merah di Liga Champions 2023-2024
Man United Tidak Punya Rencana untuk Menggantikan Erik ten Hag, Meski Kalah Delapan Kali 15 Laga