PSSI Sanksi Arema FC Tak Boleh Jadi Tuan Rumah Liga 1, Buntut Rusuh di Stadion Kanjuruhan Tewaskan 153 Orang

photo author
Tim Pontianak Globe 01, Pontianak Globe
- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:55 WIB
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang saat Malang FC bertemu Persebaya, Sabtu, 1 Oktober 2022. 153 dikabarkan tewas dalam peristiwa itu.  (twitter @BjorkanismreaI)
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang saat Malang FC bertemu Persebaya, Sabtu, 1 Oktober 2022. 153 dikabarkan tewas dalam peristiwa itu. (twitter @BjorkanismreaI)

PONTIANAKGLOBE, MALANG - Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022, menelan banyak korban jiwa tak berdosa.

Kerusuhan terjadi saat Arema FC bertemu Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022 pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Sejumlah sumber menyebutkan sebanyak 127 orang meninggal dunia.

Namun, informasi yang diperoleh Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, menyebutkan hingga Minggu pagi, 2 Oktober 2022, terdapat 153 orang meninggal dunia.

Tragedi dalam dunia sepak bola ini tentu saja membuat kita berduka. Pihak-pihak yang bertanggungjawab harus dimintai tanggung jawab.

Termasuk terkait prosedur pengamanan yang safety serta diizinkan dalam menanggulangi keributan atau kericuhan di stadion.

Laga terjadi usai laga yang dimenangi Persebaya dengan skor 2-3. Suporter Arema mengamuk di dalam dan di luar stadion Kanjuruhan.

Sejumlahj pihak menyesalkan peristiwa yang berujung duka tersebut. Ucapan duka pun mengalir dari banyak kalangan.

BACA JUGA: Rizky Billar Mengaku Punya Prasangka Akan Berjodoh dengan Lesti Kejora. Busyet...Ngartis Banget Nih Orang!

BACA JUGA: Heboh…Denise Chariesta Selingkuhan Suami Seorang Artis. Gue Orang Ketiga, Bukan Pelakor

Pontianak Globe mengutip Suara Merdeka dari berita berjudul: Hukuman Berat Diterima Arema, Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Kompetisi Liga 1, larangan Arema FC sebagai tuan rumah ditegaskan Ketua PSSI Mochamad Iriawan.

Laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022, berakhir ricuh. Usai laga yang dimenangi Persebaya dengan skor 2-3, suporter Arema mengamuk di dalam dan di luar stadion Kanjuruhan.

Akibat kejadian itu, Arema FC mendapatkan sanksi berat, yakni dilarang menjadi tuan rumah di sisa Kompetisi Liga 1.

"Tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam laman PSSI, Minggu 2 Oktober 2022.

Akibat kerusuhan ini, korban jiwa sejauh ini dilaporkan sudah sekitar 127 orang, di mana dua di antaranya adalah anggota kepolisian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X