Sembahyang Cap Go Meh yang Dilakukan Masyarakat Tionghoa Konghucu

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Jumat, 3 Februari 2023 | 14:40 WIB
Ilustrasi dupa sembahyang Cap Go Meh. (Pixabay/LoggaWiggler)
Ilustrasi dupa sembahyang Cap Go Meh. (Pixabay/LoggaWiggler)

Termasuk juga Houji/Ho Cik, seorang menteri pertanian pada masa pemerintahan Raja You/Giau dan Shun yang merupakan leluhur dinasti Zhao/Ciu, dan Fude Zhengshen, semua merujuk atau dikaitkan dengan malaikat bumi.

Kegiatan gotong Tao Pe Kong atau membawa keluar para shenming berkeliling kota di wilayah sekitar kelenteng/miao dimaksudkan untuk memberikan aura baik, memberikan keberkahan kepada masyarakat yang ada di wilayah tersebut.

Sebelum diarak, biasaya ada ritual terlebih dahulu untuk tandu beserta isinya atau shenming yang ada di dalamnya.

Keyakinan ini tertanam begitu kuat dalam masyarakat Tionghoa pada umumnya, dan umat Khonghucu pada khususnya.  

Semarak dan semangat kegembiraan saat Cap Go Meh akhirnya benar benar dapat memberikan auara baik bagi masyarakat yang menyakininya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X