ragam

Sang Dokter (2): Siapa Aku ?

Senin, 12 Desember 2022 | 09:06 WIB
Ilustrasi kampung proklim

Aroma akar Lara Setu semerbak harum  menyegarkan.

BACA JUGA: Indonesia Gagal Rengkuh Gelar, Hendra/Ahsan dan Ginting Kalah di Final BWF World Tour Finals 2022

BACA JUGA: Raul Rosas Pecahkan Rekor Petarung Termuda Menang UFC

Di dinding, tergantung deretan fotoku dari usia balita,  SD,   SMP,  SMA, perploncoan, diwisuda hingga disumpah sebagai dokter umum.

Foto pengukuhan sebagai spesialis masih tergeletak di atas meja rias.

Kutinggalkan kamarku, ke luar menuju kandang kuda.

Di sana bapak sedang memberi makan kuda. Kami mempunyi dua ekor, kuda hitam jragem -- hitam legam dan kuda plangka-hitam-putih.

Walaupun kedua-duanya menyenangkan, aku lebih dekat dengan si hitam.

Ia kelihatan ‘dandy’. Apa lagi bila selesai disisir.

BACA JUGA: Inilah 4 Penjaga Gawang Monster Yang Akan Saling Berhadapan Di Babak Semi Final Piala Dunia 2022

Aku   sering membawanya jalan-jalan menyusuri jalanan kampung.

Kadang-kadang ia kubawa ke lapangan.

Di sana ia sungguh bergembira.

Sering ia membawaku berlari ‘nyongklang’.

Aku sungguh menikmati punggurnya yang sangat lentur.

Halaman:

Tags

Terkini