Karena itu, keberhasilan proyek ini nantinya tidak hanya diukur dari berapa hektare lahan yang dipulihkan atau berapa ton emisi yang berhasil ditekan.
Ukuran yang lebih penting adalah apakah masyarakat merasakan manfaatnya. Apakah kesejahteraan meningkat? Apakah peluang usaha bertambah? Apakah generasi muda memiliki masa depan yang lebih baik tanpa harus kehilangan hutan yang selama ini menjadi bagian dari identitas dan kehidupan mereka?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang pada akhirnya akan menentukan keberhasilan sesungguhnya dari sebuah program pembangunan berkelanjutan.
Sebab menjaga hutan bukan hanya soal menyelamatkan pohon. Menjaga hutan berarti menjaga sumber air, menjaga budaya, menjaga mata pencaharian masyarakat, dan menjaga masa depan Kalimantan Barat di tengah perubahan iklim yang semakin nyata. ***