pontianak-insights

Rumah Hakka Pontianak, Merawat Persatuan Lewat Warisan Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:58 WIB
Pengurus Rumah Hakka di Kota Pontianak memperkenalkan Doa Salam Maria dalam bahasa Tionghoa dialek Hakka, Jumat (29/05/2026). (Komsos KAP)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Sebuah kalimat sederhana terdengar saat peserta Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII berkunjung ke Rumah Hakka Kalimantan Barat, Jumat, 29 Mei 2026.

"Si kai sa fui chon bo nyit."

Kalimat itu berarti "Hari Komunikasi Sosial Sedunia" dalam bahasa Hakka.

Baca Juga: Pegiat Media Gereja Belajar Wajah dan Suara Lokal dari Tiga Etnis Kalimantan Barat

Bagi sebagian peserta, mungkin itu kali pertama mereka mendengar dialek yang telah diwariskan turun-temurun oleh komunitas Hakka di Kalimantan Barat.

Di balik pengenalan bahasa tersebut, tersimpan pesan yang lebih dalam tentang identitas, kebersamaan, dan upaya menjaga warisan budaya di tengah perubahan zaman.

Rumah Hakka menjadi salah satu tujuan kunjungan peserta PKSN XIII dalam rangka mengenal keberagaman budaya yang hidup di Kota Pontianak.

Di tempat itu, rombongan disambut pengurus Perkumpulan Hakka Kalimantan Barat yang memperkenalkan sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang dijunjung komunitas Hakka.

Baca Juga: Kampung Caping Pontianak, Saat Budaya Melayu dan Kepedulian Lingkungan Bertemu

Dewan Pengawas Perkumpulan Hakka Kalimantan Barat, Antonius Kadir, menjelaskan bahwa Rumah Hakka dibangun bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga simbol persatuan masyarakat Hakka.

“Rumah Hakka menyimbolkan semangat orang Hakka yang memiliki satu hati. Kami berharap semangat ini menginspirasi kita semua untuk membangun kesatuan hati,” ujarnya.

Bagi masyarakat Hakka, rumah bukan sekadar bangunan fisik.

Ia menjadi ruang perjumpaan, tempat nilai-nilai budaya diwariskan, dan sarana mempererat hubungan antaranggota komunitas.

Baca Juga: Nikmati Keragaman Budaya, Peserta PKSN XIII Sambangi Komunitas Etnis di Pontianak

Di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis, semangat kebersamaan itu terus dipelihara melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan pendidikan.

Halaman:

Tags

Terkini