PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Aksi sejumlah pelajar SMP yang menghadang pengendara motor di trotoar viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet. Video tersebut pertama kali diunggah akun TikTok lalu menyebar luas setelah diunggah ulang berbagai akun lain.
Dalam video yang beredar, terlihat empat siswa berdiri berjajar menutup akses trotoar agar pengendara motor turun kembali ke jalan raya. Mereka juga terdengar melontarkan teguran keras kepada pemotor yang tetap nekat melintas di jalur pejalan kaki.
Baca Juga: Atap Daur Ulang Diklaim Tahan 10 Tahun, Fakta atau Klaim Berlebihan?
“Turun-turun,” ucap salah satu murid dalam video tersebut.
Perekam video juga menyindir pengendara yang masih membandel. “Kampung-kampung, nih orangnya kampung, kampung nggak pernah ke Jakarta. SDM rendah,” katanya.
Dari penelusuran di akun TikTok tersebut, aksi menghadang pemotor rupanya bukan kali pertama dilakukan. Dalam unggahan lain, pemilik akun tampak berulang kali menegur pengendara motor yang menggunakan trotoar dan menilai tindakan itu merampas hak pejalan kaki.
“Ini banyak banget motor, ini gue lewatnya gimana? Lu pada lewat trotoar, hak lu apaan? Ini kalau gue jatuh, terus masuk got mau pada tanggung jawab?” teriaknya sambil menghadapi deretan motor yang melawan arus di trotoar.
Baca Juga: IFG Goes to School 2026 Hadir di Tebuireng, Bahas Finansial Syariah
“Nggak boleh lewat trotoar, turun-turun. Ini gue rekamin ya,” lanjutnya.
Dalam video berbeda, perekam bahkan terlihat duduk hingga merebahkan diri di trotoar demi memaksa para pengendara kembali turun ke jalan raya. Aksi tersebut menuai pro dan kontra di media sosial. Sebagian mendukung keberanian para pelajar membela hak pejalan kaki, sementara lainnya menilai tindakan tersebut berbahaya dan bisa memicu konflik di jalan.***