pontianak-insights

Syekh Ahmad Al Misry Buka Suara! Bantah Semua Tuduhan Berat yang Menyeret Namanya

Sabtu, 25 April 2026 | 13:43 WIB
Syekh Ahmad Al Misry buka suara soal isu viral yang tengah menyeret namanya. (Dok. Instagram/ahmad_almisry2)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry akhirnya angkat bicara menanggapi berbagai tudingan yang menyeret namanya dan ramai diperbincangkan publik.

Ia disebut-sebut dalam sejumlah isu serius, mulai dari dugaan pelecehan terhadap santri, tudingan menyampaikan pernyataan tidak pantas terkait Rasulullah, hingga kabar bahwa dirinya melarikan diri ke Mesir.

Baca Juga: Aksi Nyeleneh Masak Mie di Kereta, KAI Langsung Tegur

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Syekh Ahmad Al Misry membantah seluruh tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta.

Dalam klarifikasinya, ia menjelaskan bahwa keberadaannya di Mesir bukan untuk menghindari proses hukum, melainkan untuk mendampingi ibunya yang sedang menjalani pengobatan.

“Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tanggal 15 Maret 2026, saya tiba di Mesir tanggal 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada tanggal 17 Maret 2026,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemanggilan dari pihak kepolisian terjadi setelah dirinya berada di luar negeri dan ia telah memberikan keterangan secara daring.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bareskrim khususnya penyidik yang memberikan kesempatan untuk mendengarkan kesaksian saya secara online,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa statusnya hanya sebagai saksi, bukan tersangka seperti yang ramai beredar di media sosial.

Menanggapi tuduhan pelecehan terhadap santri, ia menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar dan telah menyiapkan bukti untuk diserahkan melalui kuasa hukumnya.

“Tuduhan pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya, maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang dan juga ada saksi-saksinya,” paparnya.

Baca Juga: Unika San Agustin Jadikan UST Manila Titik Lompatan Internasional

Selain itu, ia juga membantah keras tudingan yang menyebut dirinya memfitnah Rasulullah.

“Tuduhan fitnah yang sangat kejam yang melukai hati saya dan umat Muslim adalah fitnah terhadap Rasulullah SAW melakukan pelecehan terhadap Ali bin Abi Thalib dan Imam Syafi’i kalau masih ada di zaman sekarang bisa ikut menonton video yang tidak senonoh tersebut,” jelasnya.

“Saya minta kepada ustadz yang menyebarkan informasi tersebut atau fitnah atau tuduhan tersebut untuk mendatangkan walaupun satu video saya berfatwa demikian. Demi Allah, saya tidak pernah berfatwa dengan hal demikian dan ini adalah fitnah yang sangat kejam dan disebarluaskan di medsos,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini