pontianak-insights

Preman Ngamuk Pecahkan Mangkuk Pedagang Bakso di Tanah Abang, Polisi Amankan 3 Pelaku

Jumat, 10 April 2026 | 21:14 WIB
Viral preman peras pedagang bakso di Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Dok. Instagram/arifinofficial_l)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Video aksi brutal seorang pria yang diduga preman memecahkan mangkuk milik pedagang bakso di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat viral di media sosial, Jumat, 10 April 2026.

Dalam video yang beredar, terlihat pria berjaket biru mengambil tumpukan mangkuk dari gerobak lalu memukulnya hingga pecah berserakan di tanah. Insiden tersebut terjadi di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang.

Baca Juga: KCIC Buka Suara soal Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Ingatkan Aturan dan Risiko

Aksi itu diduga dipicu oleh permintaan uang kepada pedagang. Dalam video, terdengar adu mulut antara pelaku dan penjual bakso.

“Pecahin, pecahin nggak apa-apa, nggak masalah. Gue bayar tapi tanggal satu,” ucap pedagang.

“Pecahin? Pecahin? Sekali lagi sini pecahin lagi,” balas pria tersebut sambil kembali melempar mangkuk.

Pedagang juga menegaskan bahwa dirinya telah memberikan uang sebelumnya.

“Terserah lu, gue mau bayar tapi tanggal satu. Lu tanggal satu kemarin udah gue kasih, sekarang lu kayak gini,” ujarnya.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan menyebut pelaku diduga meminta uang sebesar Rp100 ribu.

Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pelaku.

“Tiga pelaku yang diduga melakukan pemerasan dengan modus meminta ‘uang jatah’ disertai ancaman akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek Tanah Abang,” tulisnya.

Tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36), dan kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: WNA Italia Aniaya Warga Denpasar Gara-gara Masak

Selain pedagang bakso, para pelaku juga diduga melakukan aksi serupa terhadap pedagang lain, termasuk penjual bubur, dengan modus meminta uang keamanan.

Bahkan, dalam aksinya, pelaku disebut sempat mengancam akan melukai korban jika permintaannya tidak dipenuhi.

Halaman:

Tags

Terkini