pontianak-insights

Baru Malam Pertama, Suami Ini Baru Tahu Pasangannya Perempuan

Jumat, 10 April 2026 | 19:39 WIB
Viral kasus dugaan penipuan pernikahan sesama jenis di Malang, Jawa Timur. (Dok. Instagram/feedgramindo)

PONTIANAKGLOBE.COM, MALANG -- Kasus dugaan penipuan identitas hingga berujung pernikahan viral di Kota Malang, Jawa Timur. Seorang korban berinisial IA (28) melaporkan pasangannya yang dikenal dengan nama Rey ke Polresta Malang Kota setelah identitas pasangan tersebut terungkap sebagai perempuan usai pernikahan.

Pernikahan siri itu berlangsung pada 3 April 2026. Fakta mengejutkan baru diketahui korban saat malam pertama. Perwakilan keluarga korban, Eko NS, menjelaskan bahwa laporan yang diajukan berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen.

“Jadi ini memasukkan laporan pemalsuan dokumen, karena setelah ada pernikahan, yang katanya cowok tulen, di malam pertama, adik ini taunya dia wanita,” ujarnya.

Baca Juga: Tragis! Anak Bunuh dan Mutilasi Ibu Sendiri Gara-gara Judi Online

Selain itu, pihak keluarga juga mencurigai adanya potensi kasus lain. Sebelum menikah, korban disebut diminta membuat paspor karena akan diajak ke Kamboja. Hal ini menimbulkan kekhawatiran adanya indikasi tindakan mencurigakan yang lebih luas.

“Laporan untuk satu dugaan pemalsuan dokumen dan yang kedua takutnya disinyalir karena sebelum pernikahan terjadi, beliau ini disuruh membuat paspor untuk diajak ke Kamboja,” kata Eko. Ia menambahkan, korban dijanjikan akan diajak ke luar negeri dengan alasan pengobatan.

Korban IA mengungkapkan awal perkenalannya dengan Rey terjadi di sebuah kafe di kawasan Batu, Malang, pada awal Februari 2026. Hubungan keduanya berkembang cepat hingga resmi berpacaran pada 14 Februari 2026 dan berlanjut ke pernikahan.

Selama menjalin hubungan, korban mengaku tidak memiliki kecurigaan. Pasangan yang dikenalnya sebagai Rey tersebut dinilai berperilaku layaknya pria. “Ngakunya cowok. Namanya kalau bilang ke aku Rey, kalau orang kampungnya manggilnya Yupi. Kayak cowok asli,” ungkap IA.

Baca Juga: Mugiyanto Gandeng ICCN, Kota Kreatif Siap Berbasis HAM atau Sekadar Wacana?

Pernikahan dilangsungkan secara sederhana dan tertutup tanpa kehadiran keluarga dari pihak Rey. Alasan yang diberikan saat itu adalah adanya anggota keluarga yang meninggal dunia, sehingga pernikahan dilakukan secara siri.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait unsur pidana dalam kasus tersebut, termasuk dugaan pemalsuan identitas dan kemungkinan pelanggaran hukum lainnya.***

Tags

Terkini