pontianak-insights

Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Meninggal, Sikap Keluarga Tuai Pujian

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:34 WIB
Ayah mendiang Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, mengatakan akan menyayangi Himawan seperti anak sendiri. (Dok. Instagram/mountnesia)

PONTIANAKGLOBE.COM, MAGELANG -- Setelah 17 hari pencarian intensif, pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan, yang sebelumnya dilaporkan hilang di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad Ali ditemukan oleh tim pencari di lereng puncak Gunung Slamet bagian selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, pada Rabu siang (14/1/2026). 

Namun, proses evakuasi sempat terkendala cuaca ekstrem sehingga jenazah baru dapat diturunkan ke bawah pada Kamis (15/1/2026). 

Baca Juga: Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Bergerak

Di tengah duka mendalam, keluarga menyatakan keikhlasan atas kepergian Ali. Melalui ayahnya, Dhani Rusman, keluarga bahkan menyampaikan sikap penuh empati kepada Himawan, rekan pendakian Ali, yang kini dianggap sebagai bagian dari keluarga.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian luas publik setelah sebuah video yang diunggah akun Instagram @mountnesia viral di media sosial. Dalam video itu, Dhani Rusman menyebut Himawan sebagai sahabat dekat anaknya dan mempersilakannya untuk tetap datang ke rumah keluarga mereka.

“Ke depannya, karena Mas Himawan sahabat Ali, maka kami pun akan menganggap Mas Himawan itu sebagai anak kami,” ujar Dhani Rusman dalam video tersebut.

Ia juga meminta Himawan untuk tidak sungkan dan menganggap rumah mereka sebagai rumah sendiri. Sikap itu disampaikan sambil menepuk bahu Himawan, menandakan ketulusan dan penerimaan keluarga di tengah kehilangan besar.

Dalam kesempatan yang sama, Dhani Rusman turut meminta pihak-pihak yang telah menyebarkan foto jenazah Ali saat proses evakuasi di lereng gunung untuk menghapus unggahan tersebut demi menjaga perasaan keluarga.

Unggahan video itu telah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dan menuai beragam respons dari warganet. Banyak warganet menyampaikan pujian atas sikap ikhlas keluarga Ali, terutama di tengah munculnya berbagai spekulasi dan tudingan terkait kronologi hilangnya pendaki muda tersebut.

Sejumlah komentar warganet menyebut sikap ayah Ali sebagai contoh ketulusan dan kebesaran hati, karena tidak menyalahkan pihak mana pun, termasuk Himawan yang sempat menjadi sasaran tudingan di media sosial.

Sementara itu, jenazah Ali tiba di rumah duka di Magelang pada Kamis malam, 15 Januari 2026. Atas permintaan keluarga, peti jenazah dari RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tidak langsung ditutup rapat agar keluarga dapat melihat Ali untuk terakhir kalinya.

Baca Juga: Bukan Cuma Tanggung Orang Tua, Ini Penyebab Sandwich Generation Menurut Theo Derick

Setelah dishalatkan di masjid lingkungan setempat, jenazah Ali kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Magelang.

Diketahui, Syafiq Ridhan Ali Razan melakukan pendakian Gunung Slamet bersama Himawan melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada 27 Desember 2025. Keduanya berniat melakukan pendakian tektok atau tanpa bermalam.

Halaman:

Tags

Terkini