pontianak-insights

Helibox Airdrop Dipersoalkan, Letkol Supriyanto Tegaskan Tak Ada Bantuan Kosong

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:48 WIB
TNI AU Salurkan Bantuan Banjir di Aceh Tamiang Menggunakan Metode Helibox (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA --TNI meluruskan isu yang beredar di media sosial terkait video bantuan airdrop helibox ke wilayah terdampak bencana Sumatera yang dinarasikan berisi kardus kosong.

Penjelasan itu disampaikan Komandan Batalyon Perbekalan Angkutan (Perbekang) 5 ARY, Letkol CBA Supriyanto, yang menegaskan bahwa setiap bantuan udara yang diterjunkan telah melalui prosedur ketat dan berlapis sesuai standar keselamatan penerjunan.

Baca Juga: Teddy Indra Wijaya Bicara, Pakar Sebut Momentum Luruskan Persepsi Publik

Menurut Supriyanto, seluruh helibox diisi logistik secara sah dan diperiksa secara menyeluruh sebelum diterjunkan ke wilayah sasaran.

“Setiap helibox yang diterjunkan telah melalui inspeksi setelah diisi, diperiksa oleh anggota, dan disaksikan perwira. Baik sebelum dinaikkan ke truk maupun sebelum dimuat ke pesawat. Isinya dicek, tali dan lakbannya dipastikan kuat,” ujarnya, Senin (22/12/2025). 

Ia menegaskan, kecil kemungkinan terjadi kesalahan berupa helibox kosong.

“Tidak mungkin helibox kosong bisa ikut diterjunkan,” tegasnya.

Supriyanto menjelaskan bahwa secara visual helibox kerap terlihat kosong karena adanya ruang kosong di bagian atas kemasan.

Tinggi helibox mencapai sekitar 73 sentimeter, sementara muatan logistik hanya disusun setinggi sekitar 30 sentimeter demi menjaga keamanan saat dijatuhkan dari udara.

“Batas maksimal berat helibox adalah 5 kilogram. Jika diisi penuh, beratnya bisa mencapai 9 kilogram dan berisiko rusak saat airdrop. Karena itu, muatan tidak diisi sampai penuh ke atas. Inilah yang sering menimbulkan salah sangka,” jelasnya.

Logistik seperti beras dan mi instan dikemas dengan teknik khusus agar tidak remuk atau bergeser saat dilepas dari pesawat. Tali pengikat disusun membentuk kipas untuk menjaga stabilitas helibox selama melayang menuju daratan.

Baca Juga: Polisi Izinkan Pelukan Ibu dan Anak, Warganet Tak Kuasa Menahan Air Mata

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap airdrop melewati empat lapis pemeriksaan, mulai dari pengepakan oleh tim rigger, pengecekan ulang di hanggar, pemeriksaan kru pesawat, hingga koordinasi dengan satuan teritorial di darat.

“Kalau helibox kosong, dari filter pertama sudah gugur. Sampai hari ini, alhamdulillah, tidak ada laporan dari bawah bahwa helibox itu kosong, sebagaimana yang disangkakan oleh sebagian oknum atau warganet,” katanya.

Supriyanto berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman publik agar bantuan udara tidak lagi disalahartikan.

Halaman:

Tags

Terkini