pontianak-insights

Potret Darurat Pangan di Aceh Tamiang: Bayi 10 Bulan Hanya Makan Mie Instan

Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:47 WIB
Seorang ibu korban banjir di Aceh Tamiang terpaksa memberi mi instan anaknya selama 11 hari berturut-turut karena bahan makanan yang terbatas. (Dok. TikTok/rindumajalina)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH TAMIANG -- Di balik banjir yang melanda Aceh Tamiang, tersingkap kisah pilu seorang ibu yang berjuang mempertahankan hidup anak-anaknya di tengah keterbatasan pangan. Bencana yang belum sepenuhnya pulih membuat akses makanan layak, khususnya bagi balita, menjadi sangat terbatas.

Kisah ini dibagikan langsung oleh seorang warga terdampak melalui akun TikTok @rindumajalina pada Sabtu, 20 Desember 2025. Dalam unggahannya, sang ibu menceritakan kondisi darurat yang memaksanya mengambil keputusan berat demi memastikan anak-anaknya tetap bisa makan.

Baca Juga: Diduga Oknum Guru Ejek Remaja Tuna Wicara Saat Live, Membuat Publik Murka

Selama lebih dari 11 hari terisolasi akibat banjir, keluarga tersebut hanya mengandalkan makanan seadanya. Bahkan, seorang bayi berusia 10 bulan terpaksa mengonsumsi mi instan karena tidak ada alternatif pangan lain yang tersedia.

“Bayi 10 bulan makan mi instan selama 11 hari,” tulis @rindumajalina dalam keterangannya.

Situasi ini mencerminkan betapa sulitnya kondisi warga yang terjebak banjir berkepanjangan. Bagi sebagian orang, mi instan hanyalah makanan darurat, namun bagi keluarga ini, itulah satu-satunya pilihan agar anak-anak tidak kelaparan.

Baca Juga: Di Balik Lumpur Banjir Aceh, Muncul Butiran Diduga Emas

Di balik unggahan itu, terselip kekhawatiran seorang ibu akan kesehatan buah hatinya yang masih berada dalam masa tumbuh kembang.

Ia hanya bisa berharap kondisi segera membaik dan bantuan pangan bergizi, khususnya untuk balita, dapat segera diterima.

“Entah sampai kapan, sehat-sehat anakku,” tutupnya penuh harap.***

Tags

Terkini