pontianak-insights

Tak Tetapkan Darurat Nasional, Tapi Prabowo Kerahkan Semua Pasukan

Selasa, 2 Desember 2025 | 09:38 WIB
Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir Sumatera Utara (Dok. instagram.com/sekretariat.kabinet)

PONTIANAKGLOBE.COM, TAPANULI UTARA -- Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya berangkat menuju Sumatera Utara dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 1 Desember 2025. Prabowo lepas landas sekitar pukul 06.00 WIB dan tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Tapanuli Utara.

Selama kunjungan itu, Prabowo meninjau langsung sejumlah titik yang mengalami kerusakan dan gangguan layanan dasar akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera.

Baca Juga: Garuda Diambang Krisis: DPR Minta Penyakit Lama Dipotong Sampai Akarnya

Ia memastikan bahwa pemulihan pasokan listrik di wilayah banjir bandang dan longsor akan segera rampung.

“Listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya,” ujar Prabowo kepada wartawan di Tapanuli Tengah.

Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengupayakan akses menuju daerah-daerah terisolasi, termasuk mengirimkan bantuan makanan menggunakan pesawat dan Hercules TNI.

Ia turut mengapresiasi kerja seluruh instansi seperti TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga BNPB yang terlibat dalam penanganan bencana.

Melalui Menko PMK Pratikno, pemerintah menegaskan bahwa meski bencana ini tidak ditetapkan sebagai Darurat Bencana Nasional, Presiden telah memerintahkan pengerahan seluruh kekuatan nasional untuk mempercepat pembukaan akses, distribusi logistik, dan penanganan warga terdampak.

“Perintah Bapak Presiden adalah seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk tahapan tanggap darurat sekarang ini untuk meringankan beban masyarakat,” kata Pratikno saat mendampingi BNPB meninjau lokasi bencana di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga pada 30 November 2025.

Baca Juga: Empat Kampung Hilang: Aceh Hadapi ‘Tsunami Kedua’ Versi Mualem

Fokus utama saat ini adalah pemulihan listrik, pembukaan jalan yang terputus, serta percepatan distribusi bantuan melalui jalur udara dan laut—bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor telah melanda sejumlah wilayah di Sumatera sejak 25 November 2025, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan data BNPB per 30 November malam, korban jiwa di Sumut mencapai 217 orang dengan 209 orang masih hilang. Di Aceh, tercatat 96 orang meninggal dan 75 orang hilang. Sementara di Sumbar, 129 orang meninggal, 118 hilang, dan 16 warga mengalami luka-luka.***

Tags

Terkini